Kepala Desa Pitue Raih Penghargaan Kepala Desa Inovatif pada Puncak Jambore Kepala Desa se-Sulsel 2025

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Gowa — Puncak kegiatan Jambore Kepala Desa se-Sulawesi Selatan Tahun 2025 berlangsung meriah, khidmat, dan penuh makna. Kegiatan yang dirangkaikan dengan retret kepala desa ini dipusatkan di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakkatto, Kabupaten Gowa, dan diikuti sebanyak 2.225 kepala desa dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Jambore ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.

Pembukaan Jambore Kepala Desa se-Sulsel secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan di Lapangan Hitam Rindam XIV/Hasanuddin. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya peran kepala desa dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, inovatif, serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Jambore ini juga menjadi ajang konsolidasi, pembinaan, dan penguatan sinergi antar kepala desa dalam mendukung program pembangunan nasional dan daerah.

Selain kegiatan jambore, agenda ini juga dirangkaikan dengan retret kepala desa yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pemateri. Hadir memberikan pembekalan antara lain Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pertahanan, Menteri Pertanian, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan, di antaranya Kapolda Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel. Para peserta mendapatkan materi terkait kepemimpinan, ketahanan nasional, penguatan ekonomi desa, serta strategi pembangunan berbasis potensi lokal.

Puncak Jambore Kepala Desa se-Sulsel Tahun 2025 ditandai dengan penganugerahan Kepala Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan ini diberikan kepada kepala desa yang dinilai memiliki inovasi, dedikasi, dan kontribusi nyata dalam pembangunan desa serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut adalah Kepala Desa Pitue, Kabupaten Pangkep, Muhammad Nasrul Munir. Ia dinobatkan sebagai Kepala Desa Inovatif atas komitmen dan keberhasilannya dalam perlindungan anak dan perempuan, kepedulian terhadap pendidikan, serta pemberdayaan kelompok ekonomi masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti nyata konsistensi Desa Pitue dalam melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Prestasi yang diraih Muhammad Nasrul Munir semakin menambah deretan capaian Desa Pitue yang hampir setiap tahun mendapatkan apresiasi di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional. Desa Pitue dikenal sebagai desa yang aktif, progresif, dan responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program inovatif dan inklusif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan pada puncak acara jambore, yang turut dihadiri Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Kepala Desa Pitue, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Pitue dan Kabupaten Pangkep secara umum.

Dalam sambutannya, Muhammad Nasrul Munir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Pitue atas dukungan dan partisipasi aktif yang selama ini terjalin. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, hingga warga.

“ Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Pitue mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja samanya. Prestasi ini bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus berbuat lebih baik demi kemajuan desa, ” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan tidak berpuas diri dengan capaian yang ada. Ke depan, Pemerintah Desa Pitue akan terus mengembangkan program-program di bidang pemerintahan desa, ekonomi kerakyatan, sosial kemasyarakatan, pendidikan, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, desa harus menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan masyarakat, sekaligus menjadi ruang tumbuh yang aman dan produktif bagi generasi muda, perempuan, dan kelompok rentan agar memperoleh perlindungan serta kesempatan yang setara.

Kegiatan Jambore Kepala Desa se-Sulawesi Selatan Tahun 2025 ini berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Desember 2025, dan dipusatkan di kawasan Pakkatto, Kabupaten Gowa. Selama kegiatan, para kepala desa mengikuti berbagai sesi pembekalan, diskusi, serta penguatan jejaring kerja sama antardesa.

Dengan diraihnya penghargaan Kepala Desa Inovatif ini, diharapkan Desa Pitue semakin mengharumkan nama Kabupaten Pangkep dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sulawesi Selatan dalam menghadirkan inovasi, pelayanan prima, dan pembangunan desa yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *