Gerakan Aksi Peduli Sulsel untuk Aceh & Sumatra, Galang Donasi dan Gelar Konser Kemanusiaan di Makassar

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh dan Sumatra yang terdampak bencana, komunitas Parekraf Peduli berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “Gerakan Aksi Peduli Sulsel untuk Aceh & Sumatra”. Kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas sosial dan kreatif di Kota Makassar dalam rangka menghimpun bantuan bagi para korban bencana.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak Selasa, 9 Desember 2025, dengan aksi penggalangan dana di sejumlah titik strategis di Kota Makassar, seperti kawasan Adiyaksa dan Pettarani. Puncak kegiatan digelar pada Jumat, 12 Desember 2025 di Bothlamp Space melalui konser kemanusiaan yang dihadiri ratusan masyarakat. Antusiasme publik yang tinggi membuat panitia membuka kemungkinan perpanjangan kegiatan hingga 18 Desember 2025.

Koordinator kegiatan, perwakilan Parekraf Peduli, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian atas kondisi para korban bencana.

“Kami ingin mengetuk hati masyarakat Sulawesi Selatan agar ikut ambil bagian membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga tentang solidaritas dan kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih dari 50 relawan dari berbagai komunitas terlibat aktif dalam kegiatan ini. Pada hari pertama, aksi didukung oleh Parekraf Peduli, Makassar Walking Tour, DPD ADWINDO Sulsel, DPC ADWINDO Makassar, Peguyuban Putra Putri Maritim, Relawan Aksi, serta Yayasan Taurungka Taulolo Kabupaten Gowa. Sementara pada hari kedua, kegiatan diperkuat oleh kehadiran komunitas Kuas.id, Jejak Bahagia, Sevensails, Putra Putri Maritim, RPPA, dan MWT.

Melalui gerakan ini, penyelenggara berharap dana yang terkumpul dapat segera disalurkan melalui lembaga mitra yang kredibel untuk membantu kebutuhan darurat para korban bencana, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga kebutuhan anak-anak. Gerakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Sulawesi Selatan terus hidup dan tumbuh di tengah berbagai tantangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *