Sidrap Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

SIDRAP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,SIDRAP KLTV Indonesia.com, – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar Apel Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Kamis 27 November 2025, di Lapangan Upacara Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Kegiatan ini menjadi upaya memastikan ketangguhan wilayah dan keselamatan masyarakat. Peserta terdiri dari personel BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, IOF, tenaga relawan, dan Tagana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, memimpin apel tersebut, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Sudarmin.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten, Takyuddin Masse, unsur Forkopimda, para asisten, camat, dan kepala OPD terkait.

Lanjut Sekda Andi Rahmat menekankan pentingnya kesiapan personel, peralatan, dan logistik dalam menghadapi potensi bencana.

“Pemerintah daerah akan terus meningkatkan kapasitas sarana pendukung guna mempercepat penanganan bencana. Mulai dari perahu karet, alat evakuasi, dapur umum, tenda, hingga kebutuhan dasar lainnya harus dalam kondisi siap digunakan,” ungkap Andi Rahnat.

Ia menambahkan bencana memang tidak dapat dicegah, tetapi dampaknya dapat diminimalkan melalui kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan kerja sama.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana di Kabupaten Sidenreng Rappang,” terang Andi Rahma

“Semoga kebersamaan dan koordinasi yang kita bangun pada hari ini mampu memperkuat ketangguhan daerah kita dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” tutup Andi Rahmat.

Apel juga dimanfaatkan untuk pengecekan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Kegiatan digelar berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8/9333/SJ tanggal 18 November 2025 tentang kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, serta peringatan dini BMKG terkait aktivitas gelombang atmosfer dan sirkulasi siklonik.

Tujuan apel adalah memperkuat koordinasi antarinstansi serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana hidrometeorologi, sekaligus memastikan seluruh pihak siap menanggapi kondisi darurat, tegas Andi Rahmat. (Risal Bakri).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *