Babinsa Desa Malaka Dampingi Penyaluran Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Satu Kassi

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Pangkep — Kegiatan pendampingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di wilayah Kecamatan Balocci. Pada hari Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 09.09 Wita, Kopda Sultan selaku Babinsa Desa Malaka hadir langsung di SD Negeri 1 Kassi, Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, untuk memastikan kelancaran penyaluran santapan sehat bagi para siswa-siswi.

Program MBG merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi anak usia sekolah sekaligus memastikan bahwa para pelajar memperoleh nutrisi seimbang guna menunjang aktivitas belajar mereka sehari-hari. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlangsungan program serta memastikan seluruh proses berjalan tertib, higienis, dan tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, makanan mulai dikirim ke sekolah pada pukul 08.30 Wita. Sebanyak 180 siswa menerima menu bergizi yang telah disiapkan oleh Dapur Sehat MBG. Menu yang disajikan terdiri dari Nasi Kuning, Ayam Krispy Gepre, Acar Timun Wortel, Tahu Bacam, dan Buah Semangka sebagai pelengkap nutrisi. Menu ini dipilih untuk memberikan kombinasi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang seimbang bagi anak-anak.

Selama pelaksanaan, Kopda Sultan melakukan pemantauan secara langsung, memastikan makanan yang diterima siswa dalam kondisi baik, layak konsumsi, serta dibagikan dengan tertib. Ia juga melakukan komunikasi dengan pihak sekolah guna memastikan tidak adanya kendala teknis maupun non-teknis dalam proses pendistribusian. Berdasarkan laporan lapangan, kegiatan berjalan tanpa hambatan (nihil kendala).

Pendampingan berlangsung hingga pukul 09.30 Wita dan seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan aman, lancar, dan mendapat respons positif dari pihak sekolah serta para siswa. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini kembali menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam upaya peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di daerah binaan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *