PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,
Makassar, 13 November 2025 – Aroma kopi Dewana Coffe di Makassar malam itu bukan hanya sekadar wangi, melainkan berpadu dengan aura semangat dan komitmen yang kuat. Dalam sebuah langkah krusial nan visioner untuk memperkokoh jaringan organisasinya, Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP) H. Muh. Arsyad Cannu, didampingi Ketua Markas Daerah (Mada) Sulawesi Selatan, Irwan Adnan, secara resmi mengukuhkan mandat kepada sejumlah Markas Anak Cabang (MAC) di wilayah timur Indonesia. Acara khidmat ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi LMP, dengan fokus pada aktivasi peran kader dan penegasan legitimasi organisasi.
Puncak dari rangkaian penyerahan mandat ini tertuju pada pengukuhan Aco Marendeng sebagai Ketua MAC Kabupaten Pangkep, yang hadir didampingi Ketua Harian LMP Markas Cabang Kab. Pangkep, Muhammad Taslim SH. Ini bukan sekadar seremonial pergantian estafet, melainkan penegasan komitmen kuat untuk mengimplementasikan Tri Dharma Laskar Merah Putih: Pengabdian, Kerakyatan, dan Solidaritas. Malam itu, perwakilan MAC dari berbagai penjuru Sulsel—Gowa, Maros, Barru, Pare-Pare, Sidrap, Pinrang, dan tentu saja Pangkep—turut menjadi saksi bisu atas visi kepemimpinan Ketum Arsyad Cannu.
Dalam sambutan yang berapi-api, Ketum H. Muh. Arsyad Cannu menekankan bahwa mandat yang diberikan adalah panggilan perjuangan. “Kepada seluruh kader LMP Sulsel, jangan pernah gentar atau lelah berjuang untuk bangsa dan negara,” serunya,.
H.Muh.Arsyad Cannu menegaskan, di bawah kepemimpinannya yang sah—diperkuat dengan pengesahan Kemenkumham Nomor. AHU.1-01.AH.01.43.Tahun 2025 dan Keputusan Kemenkum HAM RI AHU.-0000978.AH.01.08.Tahun.2020—tidak ada Laskar Merah Putih lain yang memiliki legitimasi. Ini sekaligus menjadi deklarasi tegas akan kesatuan dan soliditas di bawah satu komando.
Ketum Arsyad Cannu juga menyoroti pengakuan LMP tak hanya dari Kemenkumham, tetapi juga Kemendagri, bahkan Kemenhan RI. “Kami baru saja menyelesaikan program Bela Negara di Cibodas-Bogor Jawa Barat bersama pemerintah,” ungkapnya,
Lanjut Ketum, Ini menunjukkan keselarasan LMP dengan agenda nasional. “Kehadiran LMP di seluruh Nusantara adalah bukti kesiapan kita menjawab tantangan era modern dengan gerakan yang cepat dan terorganisir.” Ini adalah bukti nyata bahwa LMP bukan lagi sekadar nama, melainkan simfoni pengabdian yang terstruktur dan terakreditasi.
Lebih lanjut, Ketum memberikan pesan penting kepada seluruh anggota Laskar Merah Putih di setiap tingkatan—Markas Daerah, Markas Anak Cabang, hingga Markas Anak Ranting—bahwa LMP bukanlah organisasi preman. “Laskar Merah Putih bukan Ormas preman apalagi berkedok memakai atribut LMP,” tegasnya, dan menegaskan kembali identitas LMP sebagai organisasi yang berintegritas dan bermartabat.
Pemberian mandat langsung oleh Ketua Umum kepada Ketua MAC seperti yang dialami Aco Marendeng dari Kabupaten Pangkep merupakan kejadian yang sangat jarang dan istimewa. Aco Marendeng pun menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya dengan penuh semangat, siap menjadi garda terdepan LMP di wilayahnya.
Malam bersejarah itu juga menjadi janji akan masa depan. Ketum mengumumkan bahwa pengukuhan pengurus MAC akan dilaksanakan serentak di seluruh Sulsel dalam waktu dekat, di Kabupaten Pinrang.
Usai acara internal, rombongan LMP melanjutkan langkahnya untuk mempererat silaturahmi dengan menghadiri Temu Akbar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Hotel Claro, Makassar, membuktikan komitmen LMP untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Selamat kepada penerima Ketua Laskar Merah Putih MAC Kab. Pangkep . Ketum LMP juga menyerukan, Kibarkan bendera LMP di setiap penjuru tanah air sebagai simbol persatuan dan perjuangan!” yang penuh inspirasi ini. Dengan semangat baru dan legitimasi yang kokoh, LMP Sulsel kini siap mengawal perubahan, mengukir kontribusi nyata, dan terus berkibar sebagai pilar kebangsaan di segala lin” Pungkas Ketum H. Muh. Arsyad Cannu,





