GOWA – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-— Upaya meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi kembali digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa. Melalui kegiatan Penguatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana serta Kesehatan Reproduksi di Wilayah Khusus, pemerintah setempat menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya.
Acara yang digelar di Aula Puskesmas Kecamatan Tompobulu pada Kamis (13/11/2025) pukul 09.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Sulawesi Selatan, Drs. Ihsan, M.Si, serta Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, S.Sos., M.M.. Hadir pula perwakilan dari unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri, yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program ini.
Dalam sambutannya, Drs. Ihsan, M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan memperluas jangkauan layanan KB di wilayah-wilayah khusus seperti Tompobulu, yang memiliki tantangan geografis tersendiri. “Program ini harus disukseskan bersama. Tidak hanya oleh petugas kesehatan, tapi juga pemerintah kecamatan, aparat TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi adalah kunci keberhasilan pelayanan KB di lapangan,” ujarnya kepada KLTV Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan kepada masyarakat menjadi hal utama dalam kegiatan ini. Para kader KB di Kecamatan Tompobulu diharapkan mampu memahami materi yang diberikan, agar dapat menerapkannya secara efektif di lapangan. “Kader adalah ujung tombak program KB. Mereka harus benar-benar menguasai informasi dan mampu menjelaskan pentingnya perencanaan keluarga kepada warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. “Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah, termasuk TNI dan Polri, yang ikut membantu. Ini bukti bahwa pelayanan KB bukan hanya urusan dinas, tapi tanggung jawab bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sofyan menambahkan bahwa penguatan pelayanan KB tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga pada peningkatan kualitas keluarga. “Keluarga yang sehat, terencana, dan sejahtera adalah pondasi pembangunan daerah. Dengan perencanaan yang baik, kita menciptakan generasi yang cerdas dan produktif,” jelasnya penuh semangat.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi penyuluhan dan pelatihan bagi para kader KB, yang membahas berbagai topik penting seperti kesehatan reproduksi remaja, penanganan stunting, serta pemanfaatan alat dan obat kontrasepsi modern. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, menandakan kesadaran yang semakin meningkat terhadap pentingnya peran keluarga berencana dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Tompobulu semakin memahami bahwa KB bukan sekadar program pemerintah, tetapi bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang bahagia dan berkualitas,” tutup Sofyan Daud kepada KLTV Indonesia.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa serius membangun sistem kesehatan reproduksi yang inklusif, adil, dan merata hingga ke wilayah terpencil. Semangat sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi kuat menuju Gowa yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Penulis: Ikbal Nakku — KLTV Indonesia





