Koramil 1421-01/Balocci-Tondong Tallasa Lanjutkan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Desa Lanne

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Tondong Tallasa, Selasa (04 November 2025) — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya, Personel Koramil 1421-01/Balocci-Tondong Tallasa kembali melaksanakan kegiatan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Menjadi Layak Huni di Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita dan dipimpin langsung oleh Pelda Suparman, selaku Batuud Koramil 1421-01/Balocci-Tondong Tallasa. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

Kali ini, rumah yang menjadi sasaran bedah adalah milik Bapak Hadir, warga Kampung Tagari RT 001/RW 004, Desa Lanne. Sebelumnya, rumah tersebut dikategorikan sebagai tidak layak huni karena kondisi bangunan yang sudah rapuh dan tidak memenuhi standar kelayakan tempat tinggal. Dalam kegiatan hari kedua (H+2) pelaksanaan bedah rumah tersebut, terdapat beberapa tahapan pekerjaan yang dikerjakan oleh personel gabungan TNI dan masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan meliputi: 1. Pembongkaran dinding dapur lama dan pemasangan pondasi baru di bagian dapur, 2. Pembongkaran dinding sebelah kanan rumah diikuti dengan pemasangan kusen jendela dan batako, 3. Pembongkaran dinding bagian kiri serta pemasangan kusen jendela dan batako baru untuk memperkuat struktur bangunan. Sebanyak 9 personel TNI terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, didukung oleh 5 orang masyarakat sekitar yang turut membantu proses pengerjaan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Hingga hari ini, progres pembangunan rumah telah mencapai 15 persen dari total pekerjaan yang direncanakan.

Meski masih pada tahap awal, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kerja sama antara seluruh pihak yang terlibat. Personel di lapangan juga memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas dan ketepatan struktur bangunan agar hasil akhir benar-benar kokoh dan layak huni. Pelda Suparman menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan TNI terhadap warga binaannya.

“Melalui program RTLH ini, kami ingin membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat tinggal di rumah yang layak, sehat, dan aman.

Ini juga bagian dari implementasi semangat TNI Manunggal Bersama Rakyat,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 Wita ini berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Diharapkan, dengan adanya program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat, sejalan dengan visi TNI sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di seluruh pelosok tanah air.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *