Kuasa Hukum Terlapor Yuni Oktaria. SH Merasa Ada Kejanggalan Dan Ketidak Adilan Yang Diterima Oleh Kliennya Dalam Kasus Yang Saat Ini Lagi Viral Di Ogan Ilir

klivetvindonesia.com., PALEMBANG-Saat ini di Kabupaten Ogan Ilir Viral dengan kasus seorang pegawai toko sembako berinisial PS yang menggelapkan barang dagangan ditoko sembako yang kerugiannya mencapai Rp 1.5 Milyar memiliki banyak kejanggalan

 

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum terlapor Yuni Oktaria. SH dan Rekan kepada wartawan kltvindonesia. Com. Saat ditemui setelah mendampingi kliennya di polres Pemulutan Ogan Ilir Minggu 2/11/2025

 

Menurut Yuni Oktaria. SH ada beberapa kejanggalan dalam kasus yang dihadapi kliennya dimana kliennya baru bekerja di toko sembako tersebut baru dua bulan setengah tapi kerugiannya sudah mencapai Rp 1.5 milyar sungguh nilai uang yang sangat pantastis ujar Yuni Oktaria. SH

 

Bukti yang dimiliki pihaknya dengan bukti yang ada di aparat kepolisian sangat berbeda karna menurut pihaknya perhitungan angka kerugian ini hampir kurang lebih Rp 120 juta bukan Rp1. 5 milyar seperti yang diberitakan serta di viralkan saat ini. Suami terlapor mendatangi kita ujar Yuni Oktaria. sH meminta bantuan untuk mendampingi istrinya menghadapi proses kasus penggelapan saat ini yang ada di Polsek Pemulutan ucapnya.

 

Apalagi kerugian yang diderita berbanding terbalik dengan data yang ada dikepolisian. Kasus ini membuat kliennya merasa malu dan sangat dirugikan bahkan menurut Yuni Oktaria. SH sebagai penasehat hukum terlapor kliennya mendapatkan perlakuan yang tidak adil bagaimana tidak tanggal 25 Oktober 2025 pelapor membuat laporan polisi kemudian keesokan harinya tanggal 26 Oktober 2025 langsung dilakukan penetapan tersangka tanpa adanya penyelidikan seperti prosedur perkara.

 

Jadi kata Yuni Oktaria. SH tidak sampai 1×24 jam langsung ditetapkan tersangka tidak ada pemeriksaan saksi sementara suami dari terlapor memohon keadilan kepada Bapak Kapolda mengenai masalah yang sedang dihadapi oleh istrinya mengingat saat ini kami memiliki anak yang masih kecil yang sangat membutuhkan kasih sayang ibunya dan berharap ada jalan keluar terbaik untuk masalah ini. (Ly)

 

Team media kltv Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *