SMKN 6 Jeneponto Dukung Program Presiden Prabowo: San­dang Pangan Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com – Dalam upaya mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Jeneponto menggagas program “Sendang Pangan” sebagai bentuk inovasi di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Program ini melibatkan kolaborasi aktif antara guru dan siswa untuk memperkuat keterampilan serta semangat kemandirian dalam mengelola sumber daya alam lokal secara produktif.

Kepala UPT SMKN 6 Jeneponto, Risna, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program Sendang Pangan merupakan bagian dari kontribusi dunia pendidikan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Agar program ini terwujud dengan baik, dibutuhkan kerja sama antara guru dan siswa. Kami ingin menjadikan SMKN 6 sebagai sekolah unggulan yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Jeneponto dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya saat ditemui di ruang guru, Senin (20/10/2025).

Menurut Risna, kegiatan Sandang Pangan ini juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi siswa dalam bidang pertanian dan teknologi pangan. Melalui praktik lapangan dan pengelolaan lahan sekolah, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan inovasi produk pangan berbasis kearifan lokal.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap SMKN 6 dapat dikenal bukan hanya karena prestasi akademik, tetapi juga karena kontribusinya terhadap penguatan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Abbas, S.Pi., M.Si., salah satu guru pembimbing di SMKN 6 Jeneponto, menegaskan bahwa program Sendang Pangan mencerminkan semangat kepedulian terhadap masa depan dunia pendidikan dan sektor pertanian.

“Kami selalu siap menyukseskan program unggulan ini. Sendang Pangan bukan sekadar kegiatan sekolah, tapi gerakan moral untuk menyiapkan generasi petani modern—atau yang kami sebut petani mineral—yang cerdas, inovatif, dan mandiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abbas menjelaskan bahwa pihak sekolah terus mengadakan sosialisasi dan pelatihan terkait pengelolaan pangan, pemanfaatan lahan produktif, hingga inovasi teknologi pertanian. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja di bidang pertanian.

Selain memperkuat sektor pendidikan vokasi, Sendang Pangan juga menjadi bagian dari gerakan menuju “Jeneponto Bahagia”, yakni konsep pembangunan daerah yang menitikberatkan pada kolaborasi, kemandirian, dan keberlanjutan.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Banyak pihak berharap program tersebut dapat menjadi model bagi sekolah lain di Kabupaten Jeneponto dalam mengintegrasikan pendidikan dengan praktik nyata di lapangan.

Melalui semangat gotong royong dan inovasi, SMKN 6 Jeneponto bertekad menjadi pelopor pendidikan vokasi yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berdaya guna dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas.

Penulis: Ikbal Nakku | Editor: Tim Redaksi KLTV Indonesia

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *