Ketua Komisi II DPRD Pangkep Hadiri Final Balap Taxi Gabah 2025, Dukung Tradisi dan Kreativitas Warga Desa Panaikang

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Pangkep, Sulsel – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai babak final Lomba Balap Taxi Gabah 2025 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis, 9 Oktober 2025.

Acara yang dipusatkan di Rapa-rapa Sirkuit — lintasan balap berlumpur di tengah area persawahan — menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk menyaksikan ajang tradisional yang unik dan sarat makna ini.

Salah satu tokoh penting yang turut hadir dalam kegiatan tersebut ialah Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep, H. Muh. Lutfi Hanafi, S.E., yang datang langsung memberikan dukungan kepada masyarakat dan panitia penyelenggara. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata perhatian DPRD terhadap kegiatan berbasis kearifan lokal yang mampu memperkuat ekonomi dan kebersamaan warga desa.

Dalam kesempatan itu, H. Muh. Lutfi Hanafi mengapresiasi kreativitas dan semangat masyarakat Desa Panaikang yang berhasil mempertahankan tradisi unik seperti Balap Taxi Gabah di tengah arus modernisasi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga serta bentuk promosi potensi desa.

“Tradisi seperti Balap Taxi Gabah ini sangat luar biasa. Di sini kita melihat bagaimana masyarakat berkreasi dengan cara yang positif, menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat semangat gotong royong. DPRD tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan semangat pembangunan berbasis masyarakat,” ujar H. Muh. Lutfi Hanafi di sela-sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Pangkep akan terus mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat yang memiliki nilai budaya, edukatif, dan ekonomi. Menurutnya, pelestarian tradisi seperti ini harus terus digalakkan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya lokal mereka.

“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekuatan masyarakat desa. Kita berharap ke depan, kegiatan seperti ini bisa masuk dalam kalender event daerah dan mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Pangkep AKBP Muh. Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, Kapolsek Minasatene IPTU Muh. Ilyas, S.M., Kepala Desa Panaikang Muh. Arif, S.E., serta para tokoh masyarakat dan pemuda desa. Kehadiran para pejabat ini memperlihatkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan legislatif dalam mendukung kegiatan masyarakat di tingkat desa.

Lomba Balap Taxi Gabah sendiri menjadi ikon tahunan yang selalu dinantikan warga. Dengan menggunakan motor modifikasi sederhana dan membawa karung berisi gabah di bagian belakang, para peserta berlomba adu cepat di lintasan berlumpur — menggambarkan semangat petani dan kerja keras masyarakat desa.

Adapun hasil lomba Balap Taxi Gabah 2025 adalah sebagai berikut:
🏁 Juara 1 Kategori Lokal: Ahmad Paud
🏁 Juara 1 Kategori Umum: Nasrullah
🏁 Juara 1 Kelas Eksekutif/Motocross Fajar

Sementara itu, Kepala Desa Panaikang Muh. Arif, S.E. menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir, khususnya kepada yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada kegiatan masyarakat di desa kami

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Ketua Komisi II DPRD Pangkep. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga kekompakan warga,” ungkapnya.

Selain lomba Balap Taxi Gabah, peringatan HUT ke-35 Desa Panaikang juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti pacuan kuda dan lomba rakyat, yang melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan.

Dengan kehadiran Ketua Komisi II DPRD Pangkep dalam acara ini, semangat kebersamaan dan dukungan terhadap potensi desa semakin nyata. Tradisi lokal seperti Balap Taxi Gabah bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun desa yang kreatif, aman, dan berbudaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *