MAKASSAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-– Setelah melewati rangkaian rapat penting yang berlangsung sejak 29 September hingga 3 Oktober 2025, Dewan Pendiri Laskar 99 Bawakaraeng resmi menetapkan Ibnu Hajar sebagai Ketua Umum periode 2025–2030. Keputusan ini diambil melalui proses pemilihan tertutup oleh Dewan Pendiri Sesuai Aturan yang tercatat dalam akta notaris pendirian organisasi masyarakat tersebut.

Rapat Dewan Pendiri yang berlangsung selama lima hari ini menjadi momentum penting bagi Laskar 99 Bawakaraeng dalam memperkuat arah gerak organisasi. Rapat diawali dengan pembentukan tim steering yang diketuai Abbas sebagai koordinator, dengan anggota Ibnu Hajar dan A. Arfan, guna mempersiapkan agenda dan tata tertib rapat pendiri organisasi.

Dalam hasil rapat yang berlangsung penuh kekeluargaan, Dewan Pendiri secara resmi mengakhiri masa kepengurusan Saudara Rusmin Puang Tony dan jajarannya untuk periode 2019–2024. Keputusan ini diambil berdasarkan aturan organisasi yang menyatakan masa jabatan kepengurusan berjalan selama lima tahun.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap arah perjuangan dan peran sosial Laskar 99 Bawakaraeng di tengah masyarakat. Para pendiri menegaskan kembali komitmen menjaga marwah organisasi dengan berpegang pada pakta integritas yang telah disepakati bersama. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai persaudaraan, sosial kemanusiaan, serta kebudayaan lokal yang menjadi dasar terbentuknya organisasi.

Sesuai konstitusi organisasi, Dewan Pendiri menetapkan dua mekanisme pemilihan Ketua Umum, yaitu:
1. Pemilihan terbuka, di mana seluruh anggota memiliki hak suara, namun mekanisme ini dinilai memerlukan anggaran dan logistik yang cukup besar.
2. Pemilihan tertutup, yang hanya dilakukan oleh Dewan Pendiri sesuai akta notaris, dengan pertimbangan efisiensi dan menjaga stabilitas organisasi.

Dalam rapat kali ini, Dewan Pendiri sepakat menggunakan metode tertutup. Proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh musyawarah. Dua nama yang muncul sebagai calon kuat adalah M. Idris Dg. Balli dan Ibnu Hajar. Kedua calon menegaskan komitmennya untuk saling mendukung siapapun yang terpilih, demi memajukan roda organisasi ke depan.

Akhirnya, berdasarkan hasil pemilihan tertutup tersebut, Ibnu Hajar ditetapkan sebagai Ketua Umum Laskar 99 Bawakaraeng periode 2025–2030. Sementara M. Idris Dg. Balli menyampaikan apresiasi dan dukungannya penuh atas keputusan tersebut.

Pasca penetapan, Ketua Umum terpilih langsung merekomendasikan pengurus inti untuk membantu menyusun kepengurusan pusat, wilayah, dan daerah. Abbas ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, sedangkan A. Syamsul Musmar dipercaya menjadi Bendahara Umum. Penetapan ini dilakukan untuk mempercepat proses administrasi dan konsolidasi organisasi di seluruh lini.
Dalam arah kebijakan barunya, Laskar 99 Bawakaraeng juga menegaskan pembentukan beberapa devisi strategis, di antaranya Devisi Ketahanan dan Keamanan Organisasi dan Negara yang bertugas menjaga stabilitas internal dan memperkuat kesadaran bela negara di kalangan anggota.

Selain itu, juga dibentuk Devisi keorganisasian anggota,Devisi Keagamaan yang berperan dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan toleransi antaranggota, serta menjaga harmoni dengan masyarakat sekitar.Devisi Budaya,Devisi Hukum dan Advokasi, Devisi Media dan Informasi,Devisi Sosial dan Kemanusiaan.
Devisi ini di nilai menjadi tonggak penting dalam memperluas fungsi sosial yang Efisien bagi keanggotaan Laskar 99 Bawakaraeng di tengah masyarakat.
Ketua Umum terpilih, Ibnu Hajar, menegaskan bahwa periode kepemimpinannya akan difokuskan pada tiga hal utama: penguatan struktur organisasi, konsolidasi daerah, dan pembinaan kader berbasis sosial kemanusiaan dan budaya lokal. “Kami ingin Laskar 99 Bawakaraeng menjadi rumah besar bagi semua elemen masyarakat yang cinta persaudaraan,Budaya dan peduli terhadap kemanusiaan,” ujarnya.
Selain itu, Menurutnya Langkah selanjutnya Akan di lakukan siarah kubur ke makam alm Bapak MADDI dg lau, dan silaturahmi ke keluarga Alm guru Besar .
Sementara itu, Abbas, selaku Sekretaris Jenderal, menyampaikan bahwa langkah pertama setelah terbentuknya kepengurusan baru adalah melakukan verifikasi ulang keanggotaan dan konsolidasi program kerja agar selaras dengan visi sosial budaya dan nilai-nilai kebangsaan yang diusung organisasi.
Dengan hasil rapat dan keputusan yang telah ditetapkan, Laskar 99 Bawakaraeng menegaskan siap melangkah ke babak baru: memperkuat persaudaraan , Membangun sinergi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, TNI-Polri, Ormas,Lembaga dan masyarakat luas dalam mewujudkan organisasi yang berkarakter, berdaya, Berbudaya (Sipakatau,Sipakalebbi, Sipakainge,Sipatokkong,Sipakamase mase) dan berjiwa sosial tinggi.
* KORDIV HUMAS L99BWK: ANGGA ALJALANI





