TAKALAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-– Empat tahun menjabat sebagai Kepala Desa Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Syahrir, SE dg Tola terus memperlihatkan komitmennya dalam membangun desa. Sejumlah program pembangunan telah diwujudkan, salah satunya yang kini menjadi perhatian adalah berdirinya Gerbang Batas Desa Lakatong yang menjelma sebagai ikon baru desa.
Dalam wawancara bersama Tim KLTV Indonesia, Selasa (30/9/2025), Syahrir mengungkapkan bahwa pembangunan gerbang batas ini lahir dari kerja sama erat antara pemerintah desa, aparat, dan masyarakat. “Gerbang batas ini bukan hanya penanda wilayah, tetapi simbol kemajuan dan wajah baru Desa Lakatong. Warga bisa melihat secara nyata hasil kerja sama kita semua,” ujarnya di ruang kerjanya.
Gerbang batas tersebut kini menjadi kebanggaan warga. Bukan hanya mempercantik kawasan desa, tapi juga memberi kesan positif bagi setiap orang yang melintas. Menurut Syahrir, keindahan ini akan semakin mendorong semangat masyarakat untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan di desa.
-
“Sebagai kepala desa, saya berharap adanya dukungan, masukan, dan kerja sama dari semua pihak. Pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dicapai bersama-sama,” tegasnya.
Selain infrastruktur, perhatian besar juga diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Desa Lakatong berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, ramah, dan transparan di kantor desa. “Pelayanan yang baik adalah bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat. Kami ingin warga yang datang ke kantor desa merasakan kenyamanan dan kepuasan,” tambah Syahrir.
Bagi masyarakat Lakatong, perubahan ini sangat dirasakan. Tidak hanya dari sisi fisik seperti pembangunan gerbang batas dan fasilitas lain, tetapi juga dari pelayanan pemerintahan yang semakin terbuka. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa desa tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Desa Lakatong sendiri dikenal sebagai kawasan pertanian yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang semakin membaik, desa ini diproyeksikan mampu tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Empat tahun perjalanan Syahrir memimpin Desa Lakatong menjadi catatan bahwa pembangunan desa bukan sekadar janji, melainkan kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Dari gerbang batas yang kini menjadi ikon, hingga pelayanan desa yang terus ditingkatkan, Lakatong menunjukkan diri sebagai desa yang bergerak maju dengan visi jelas.
Penulis: Ikbal – KLTV Indonesia





