Warga Kampung Bultap Bersama Mahasiswa KKN-PPL UNM Gelar Kerja Bakti Bersihkan Halaman dan Sekitar Kantor Kelurahan Tonasa Satu

PANGKEP-KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com,Pangkep – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali diwujudkan oleh warga Kampung Bultap, Kelurahan Tonasa Satu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep pada Minggu (28/9/2025). Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Program Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) dari Universitas Negeri Makassar (UNM), masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan halaman dan lingkungan sekitar Kantor Kelurahan Tonasa Satu.

Kegiatan kerja bakti ini dipimpin langsung oleh Ketua RT dan RW setempat yang turut hadir mendampingi warganya. Mereka bersama-sama berkolaborasi dengan mahasiswa KKN-PPL UNM, perangkat kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. Pagi itu, suasana kekeluargaan sangat terasa. Warga dengan penuh semangat membersihkan rumput liar, menyapu halaman, memangkas tanaman, hingga mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan kering.

Menurut Ketua RW Kampung Bultap, kerja bakti ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara warga, mahasiswa, serta pemerintah kelurahan. “Kegiatan ini memberi contoh nyata bahwa kebersamaan antara masyarakat dengan generasi muda, khususnya mahasiswa, dapat membawa dampak positif bagi lingkungan kita,” ungkapnya.

Lurah Tonasa Satu dalam kesempatan itu juga mengapresiasi inisiatif warga dan mahasiswa KKN-PPL UNM. Ia menegaskan bahwa kegiatan gotong royong merupakan tradisi yang harus dijaga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa KKN-PPL UNM menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mereka. “Kami merasa senang bisa terjun langsung bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya, kerja sama seperti ini terus berlanjut, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan terawat,” ujarnya.

Kerja bakti ini ditutup dengan ramah tamah sederhana antara warga, mahasiswa, dan perangkat kelurahan. Suasana hangat penuh kebersamaan menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi budaya luhur yang tetap hidup di tengah masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *