PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Gowa– Dunia pendidikan kembali mendapat perhatian khusus melalui langkah nyata SMP Aisyiyah Sungguminasa dalam menanamkan kedisiplinan belajar di dalam kelas. Sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Gowa ini menekankan pentingnya keteraturan dan keseriusan siswa-siswi dalam mengikuti proses pembelajaran.
Kepala SMP Aisyiyah Sungguminasa, St. Syamsiah, S.Pd, menegaskan bahwa disiplin bukan hanya soal hadir di kelas, tetapi juga menyangkut sikap, kesungguhan, serta kerja sama antara guru dan peserta didik. “Kami ingin menumbuhkan budaya belajar yang terarah, sehingga setiap siswa benar-benar fokus meningkatkan kualitas diri,” ujarnya kepada media KLTV Indonesia, Rabu (24/9/2025) di ruang kerjanya.
Menurutnya, penerapan disiplin yang konsisten akan berdampak langsung terhadap hasil belajar siswa. Orang tua pun merasa lebih tenang karena sekolah secara serius memperhatikan pola belajar anak-anak mereka. “Dengan adanya perhatian bersama, orang tua juga melihat adanya perubahan positif dalam sikap dan prestasi anak-anak,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan di Gowa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing yang memastikan setiap siswa mampu menempatkan diri sesuai aturan dan tanggung jawab.
Syamsiah menekankan bahwa keberhasilan disiplin belajar hanya bisa terwujud melalui kerja sama seluruh pihak. “Saya berterima kasih kepada rekan-rekan guru yang telah memberikan dedikasi terbaik. Demikian pula para siswa yang dengan baik mengikuti aturan sehingga kegiatan pembelajaran berjalan lancar,” ungkapnya.
Ia berharap, kedisiplinan yang dibangun di SMP Aisyiyah Sungguminasa dapat menjadi teladan bagi sekolah lain, khususnya di bawah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Gowa. “Semoga upaya kecil ini membawa dampak besar dalam mencetak generasi yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” harapnya.
Di akhir wawancara, Kepala SMP Aisyiyah kembali menegaskan komitmen sekolah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Disiplin kelas, menurutnya, bukan sekadar aturan, melainkan pondasi yang akan membentuk masa depan bangsa.
*





