Meriah dan Penuh Berkah, Maulid Besar Cikoang Jadi Magnet Wisata Religi dan Dongkrak Ekonomi Warga

TAKALAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-– Ribuan pengunjung tumpah ruah menghadiri perayaan Maulid Besar Cikoang yang digelar di rumah adat Ketua Adat Cikoang, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar, Minggu (21/9/2025) pukul 09.00 WITA. Tradisi sakral ini bukan hanya menjadi momentum religius, tetapi juga membawa dampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

 

Ketua Adat Maulid Besar Cikoang, H. Ir. Sukwansyah, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan tahun ini.

“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Besar yang rutin setiap tahun kita laksanakan selalu ramai. Bukan hanya warga Cikoang, tapi juga masyarakat dari luar daerah datang berbondong-bondong. Kehadiran pengunjung membuat para pedagang kecil sangat terbantu karena dagangannya laris,” ujarnya penuh rasa terima kasih.

Ia menambahkan, Maulid Besar Cikoang telah menjadi tradisi turun-temurun yang menjadi kebanggaan masyarakat. Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi keluarga besar, acara ini juga menjadi magnet wisata religi yang mengangkat nama Cikoang hingga ke kancah nasional.

“Setiap Maulid, suasana selalu ramai, penuh kekerabatan, dan menghidupkan kembali tradisi yang diwariskan leluhur,” tambahnya.

 

Kemeriahan acara juga mendapat perhatian khusus dari Bupati Takalar, yang hadir menyaksikan langsung jalannya perayaan. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap tradisi religius terbesar di Takalar ini.

“Maulid Besar Cikoang adalah kebanggaan kita semua. Selain melestarikan budaya dan nilai religius, acara ini berkontribusi besar terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya aspek budaya dan ekonomi, panitia juga memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Ketua adat, H. Ir. Sukwansyah, mengapresiasi kerja sama aparat kepolisian dan TNI yang memastikan jalannya acara aman dan tertib.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang menjaga keamanan. Pengunjung merasa nyaman, dan kegiatan berlangsung damai tanpa ada insiden,” katanya.

 

Selain itu, perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga terlihat. Panitia menyiapkan posko kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan satu unit mobil Puskesmas Keliling (Pusling) yang siaga sepanjang acara. Hal ini memberikan rasa aman tambahan bagi masyarakat, terutama para lansia, anak-anak, dan pengunjung dari luar daerah.

Suasana religius dan budaya kental menyatu dalam perayaan ini. Ribuan jamaah larut dalam lantunan doa dan shalawat, sementara di sekitar lokasi, aktivitas jual beli berlangsung semarak. Dari kuliner tradisional hingga aneka produk lokal, semuanya laris manis diburu pengunjung.

Bagi masyarakat Cikoang, Maulid Besar bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga pesta rakyat yang menyatukan dimensi spiritual, sosial, ekonomi, dan budaya. Semakin tahun, tradisi ini kian memperkuat identitas Cikoang sebagai pusat wisata religi yang mendunia.

(Reporter: Ikbal Nakku – KLTV INDONESIA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *