MAKASSAR – KLTV INDONESIA
-klivetvindonesia.com-– Suasana mencekam terjadi di kawasan padat penduduk Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Sabtu malam (20/9/2025) sekitar pukul 23.16 WITA. Sebuah kebakaran hebat melanda dan menghanguskan sedikitnya enam unit rumah warga. Kepanikan melanda warga yang berusaha menyelamatkan barang berharga dan keluarga mereka di tengah kobaran api.
Saksi mata menyebutkan api begitu cepat membesar, dipicu material rumah yang mayoritas berbahan kayu. Kerumunan warga yang panik sempat membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan menembus lokasi. Beberapa kali tim harus meminta warga menjauh agar proses pemadaman bisa berlangsung lebih cepat.
Dalam musibah ini, kabar duka tak terelakkan. Seorang anak perempuan bernama Afia Septiana Asdar (7), lahir 16 September 2018, dinyatakan meninggal dunia. Korban sempat ditemukan dalam kondisi kritis namun tak tertolong, kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. .
Upaya pemadaman melibatkan gabungan personel dari Mako Damkar Makassar, Relawan Damkar, serta Forum Koordinasi Kolaborasi Kebaikan (FK3). Mereka bahu-membahu memadamkan api yang menjalar di permukiman padat tersebut. Setelah hampir satu jam berjibaku, api akhirnya berhasil dikendalikan meski menyisakan puing dan kesedihan mendalam bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Ketua FK3 yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa faktor keterlambatan evakuasi akibat akses jalan yang sempit menjadi kendala utama. “Kita berhadapan dengan kawasan padat, warga banyak berkumpul sehingga jalur mobil damkar sulit ditembus. Tapi berkat koordinasi semua pihak, api bisa dipadamkan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak pemadam kebakaran Makassar mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk. Pemasangan instalasi listrik ilegal, penggunaan lilin, maupun tungku masak yang ditinggalkan menjadi faktor utama penyebab kebakaran di daerah serupa.
Warga sekitar kini memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Bantuan darurat berupa makanan, pakaian, serta tenda mulai digalang oleh relawan untuk meringankan beban korban terdampak. Sejumlah pihak juga menyalurkan dukungan, baik secara materi maupun tenaga.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain kesiapan tim pemadam, kewaspadaan masyarakat memegang peranan utama dalam mencegah bencana serupa terulang kembali.







