Seminar Pendidikan PGRI Takalar: Dorong Pembelajaran Mendalam dan Perlindungan Profesi Guru

 

TAKALAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-– Suasana ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Sabtu (20/9/2025) pagi, dipenuhi semangat para pendidik. Ratusan kepala UPT SMP dan SD se-Kabupaten Takalar hadir dalam agenda penting, yaitu pelantikan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Takalar yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Takalar yang mewakili Bupati, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Darwis, S.Pd., MM. Momentum tersebut menjadi wadah strategis dalam memperkuat komitmen dunia pendidikan di daerah agar semakin maju dan berdaya saing.

Dalam seminar bertajuk “Pembelajaran Mendalam dan Dialog Terbuka Tentang Bantuan Hukum serta Perlindungan Profesi Guru”, Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum, tampil sebagai pemateri utama. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran bukan hanya tanggung jawab guru di kelas, tetapi juga menjadi peran penting kepala UPT SMP dan SD sebagai garda terdepan pembinaan pendidikan di masing-masing wilayah.

“Guru harus memberikan pembelajaran terbaik saat berada di kelas. Kualitas siswa akan meningkat jika guru benar-benar memanfaatkan materi dan metode pembelajaran secara maksimal. Melalui seminar ini, kami berharap ada perubahan nyata di sekolah-sekolah,” tegas Prof. Hasnawi.

Menariknya, seminar tidak berlangsung satu arah. Sesi dialog interaktif membuka kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan pengalaman di lapangan. Jawaban dan arahan yang diberikan pemateri disambut positif, bahkan dinilai mampu memberikan solusi nyata terhadap tantangan yang dihadapi para guru dan kepala sekolah.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Darwis, menambahkan bahwa dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan PGRI akan terus berjalan. Menurutnya, pendidikan yang unggul hanya dapat terwujud jika ada kerja sama yang serius antara pemerintah, kepala UPT, dan guru.

“Kegiatan ini sangat penting, apalagi PGRI tidak hanya mengangkat isu pembelajaran, tetapi juga membuka ruang dialog tentang bantuan hukum dan perlindungan profesi guru. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menjadikan pendidikan Takalar semakin maju,” ujar Darwis.

Selain itu, pelantikan pengurus PGRI perempuan juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Kehadiran pengurus perempuan ini diharapkan mampu membawa warna baru dalam perjuangan PGRI, terutama dalam memperjuangkan hak-hak guru serta memperkuat solidaritas sesama pendidik di Kabupaten Takalar.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini berjalan khidmat sekaligus penuh kehangatan. Para peserta pulang dengan membawa semangat baru untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memperkuat solidaritas dalam bingkai PGRI.

Penulis: Ikbal Nakku – KLTV INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *