PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Labakkang – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Musallah SMAN 10 Pangkep, Desa Batara, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep pada Jumat (19/9/2025). Pada kesempatan itu, Kepala UPT SMAN 10 Pangkep, Imran, S.Pd., M.M, tampil memimpin langsung pelaksanaan salat Jumat. Ia tidak hanya bertindak sebagai imam, tetapi juga menyampaikan khutbah dengan tema mendalam, yakni “Lima Tanda Seorang Muslim/Muslimah Mencintai Rasulullah SAW.”
Dalam khutbahnya, Imran menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW bukan sekadar ungkapan lisan, melainkan harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan amal nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, cinta kepada Nabi Muhammad SAW adalah fondasi utama dalam keimanan seorang muslim yang akan tercermin melalui ibadah yang konsisten, akhlak mulia, serta komitmen dalam menjaga syariat Islam.
Lebih jauh, ia menjabarkan lima tanda seorang muslim atau muslimah yang benar-benar mencintai Rasulullah SAW. Pertama, mengikuti dan mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, memperbanyak membaca shalawat sebagai wujud cinta sekaligus penghormatan kepada Rasulullah. Ketiga, meneladani akhlak mulia Nabi, seperti jujur, amanah, sabar, dan rendah hati. Keempat, mencintai dan membela ajaran Islam dengan penuh keyakinan. Kelima, selalu berharap dapat berjumpa dengan Rasulullah di hari kiamat kelak.
Imran kemudian menekankan dua poin utama yang menurutnya menjadi kunci dalam membuktikan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Pertama adalah meneladani sunnah Rasulullah dalam segala aspek kehidupan. Ia menegaskan, seorang muslim yang benar-benar mencintai Nabi akan berusaha mencontoh sikap, perilaku, dan keteladanan beliau baik dalam ibadah maupun interaksi sosial.
“Menjalankan sunnah Rasul bukan hanya soal ibadah mahdhah, tetapi juga soal bagaimana kita menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Nabi selalu menebarkan kasih sayang, kejujuran, dan keadilan. Itulah teladan yang harus kita ikuti,” ucapnya.
Poin kedua yang ia soroti adalah memperbanyak membaca shalawat. Menurutnya, shalawat merupakan bentuk penghormatan sekaligus bukti nyata kecintaan seorang muslim kepada Rasulullah. “Semakin sering kita bershalawat, semakin dekat pula kita dengan Rasulullah di akhirat nanti. Shalawat adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan beliau,” tambahnya.
Pelaksanaan salat Jumat di Musallah SMAN 10 Pangkep sendiri merupakan agenda rutin sekolah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius para siswa. Dengan hadirnya kepala sekolah langsung sebagai imam sekaligus khatib, pesan keagamaan yang disampaikan terasa lebih kuat dan menyentuh, karena datang dari sosok pemimpin yang sekaligus menjadi teladan bagi guru dan murid.
Momentum ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pimpinan sekolah, tenaga pendidik, dan peserta didik. Kehadiran Kepala UPT sebagai khatib sekaligus imam memberikan simbol nyata bahwa pendidikan tidak hanya sebatas akademik, tetapi juga spiritual dan moral. Nilai religius, akhlak mulia, serta keteladanan menjadi pilar utama yang terus dijaga dalam membangun generasi beriman, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan khutbah yang penuh makna tersebut, diharapkan para siswa, guru, dan seluruh jamaah yang hadir dapat semakin meningkatkan kecintaan mereka kepada Rasulullah SAW dan menjadikannya sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.





