TAKALAR – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-– Dunia pendidikan di Kabupaten Takalar kembali menorehkan inovasi membanggakan. Untuk pertama kalinya, SMPN 1 Sanrobone resmi menghadirkan sistem DIMENSI atau Digitalisasi Manajemen Sekolah Inovatif yang berbasis online. Program ini menjadi terobosan modern dalam mengontrol kedisiplinan guru maupun siswa, sekaligus menjawab tantangan era digital.
Kepala UPT SMPN 1 Sanrobone, H. Jufri Abdullah, S.Pd., saat ditemui awak media KLTV INDONESIA di ruang guru, Selasa (16/09/2025), menuturkan bahwa sistem digital ini hadir sebagai solusi transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen sekolah.
“Dengan sistem ini, tidak ada lagi alasan guru atau siswa untuk berbohong soal kehadiran. Semua sudah tercatat otomatis di jurnal digital, bisa diakses kapan saja. Bahkan orang tua cukup klik dari rumah melalui WhatsApp untuk mengetahui keaktifan anaknya di sekolah,” jelasnya.
Jufri menambahkan, DIMENSI bukan sekadar aplikasi absensi, melainkan sebuah digitalisasi menyeluruh terhadap aktivitas sekolah. Mulai dari jurnal aktivitas guru, aktivitas tenaga kependidikan, kehadiran harian siswa, roster kelas, izin guru dan tenaga kependidikan, hingga rekap konseling siswa, semua terintegrasi dalam satu sistem.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kalau ada niat baik untuk berubah, pasti ada jalan menuju perbaikan,” tegasnya.
Program ini pun mendapat sambutan positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar. Dukungan penuh diberikan karena sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kedisiplinan di lingkup sekolah. Menurut Jufri, respon dari tingkat provinsi pun sangat baik. Bahkan, inovasi DIMENSI sudah disosialisasikan di tingkat Sulawesi Selatan melalui BDGTK.
“Alhamdulillah, banyak sekolah yang terinspirasi. Kalau ada sekolah lain yang mengembangkan lebih baik dari Sanrobone, justru kami bangga karena itu demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Sejumlah guru pun merasakan langsung manfaatnya. Salah seorang guru saat di minta keterangan nya, mengatakan sistem ini membuat administrasi lebih praktis.
“Dulu kami sering repot soal pencatatan manual absensi dan laporan, sekarang semua otomatis. Kami jadi lebih fokus mengajar dan mendampingi siswa,” ucapnya.
Tak hanya guru, siswa pun merasa terbantu dengan hadirnya sistem ini. Salah satu siswa kelas VIII, mengaku lebih termotivasi untuk rajin hadir di sekolah.
“Kalau dulu bisa saja bolos tanpa ketahuan, sekarang tidak bisa lagi. Orang tua langsung tahu kalau kita tidak masuk. Jadi lebih semangat untuk hadir setiap hari,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain fungsi utama, DIMENSI juga dilengkapi dengan fitur-fitur pendukung seperti kotak saran digital, roster guru, hingga sistem auto-respon WhatsApp. Dengan begitu, komunikasi antara pihak sekolah, guru, siswa, hingga orang tua bisa terjalin lebih cepat dan efektif.
Hadirnya DIMENSI di SMPN 1 Sanrobone menjadi bukti bahwa sekolah di daerah pun mampu berinovasi dan sejajar dengan sekolah modern di perkotaan. Tak hanya mengedepankan kedisiplinan, program ini juga membuka ruang partisipasi semua pemangku kepentingan dalam mengawal kualitas pendidikan.
Dengan langkah ini, SMPN 1 Sanrobone tidak hanya mencatat sejarah sebagai pelopor inovasi digital di Takalar, tetapi juga memberi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Sulawesi Selatan untuk terus bergerak maju.
–PENULIS: IKBAL NAKKU
Editor: Angga Aljalani 99







