Wujud Pengabdian Mahasiswa Universitas Hasanuddin, Desa Pattiro Deceng Jadi Desa Binaan Peternakan Mandiri

 

MAROS – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com– 06 September 2025, Sulawesi Selatan* — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan dari akar rumput. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin bersama mahasiswa angkatan 2022 yang melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Pattiro Deceng, Kabupaten Maros.

 

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen universitas untuk menghadirkan kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor peternakan yang menjadi pilar utama ekonomi desa.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyalurkan *empat puluh lima bolus vitamin, lima puluh lima bolus obat cacing, dan dua puluh lima sachet Gizcow* untuk mendukung kesehatan hewan ternak. Mereka juga melakukan *pengukuran ternak* sebagai langkah awal menuju program pencatatan performa yang diharapkan dapat membantu peternak dalam mengelola data produktivitas secara lebih terstruktur.

Tidak hanya sebatas teknis pemeliharaan, kegiatan ini juga disertai dengan *pembagian seragam kelompok ternak* yang berfungsi sebagai simbol kebersamaan, identitas, dan motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan profesionalisme mereka.

Ketua tim PPK Ormawa HIMAKAHA menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis jangka panjang. *“Kami ingin membangun Desa Pattiro Deceng sebagai desa binaan mandiri yang berdaya saing di bidang peternakan. Upaya ini tidak hanya berhenti pada distribusi vitamin atau obat cacing, tetapi juga pada pembentukan sistem pengelolaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Inilah perwujudan nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian masyarakat,”* jelasnya.

 

Antusiasme warga terlihat dari sambutan hangat kelompok ternak setempat. Para peternak menilai kegiatan ini membawa manfaat nyata, baik dalam peningkatan kesehatan hewan maupun keterampilan mereka dalam mengelola pemeliharaan ternak secara lebih baik.

Kegiatan PPK Ormawa di Desa Pattiro Deceng ini menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa sebagai motor penggerak ketahanan peternakan lokal. Upaya tersebut pada akhirnya menjadi bagian penting dari kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *