Koptu Jumadi Dampingi Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Program Kerja KKN Mahasiswa Universitas Sawerigading di Kelurahan Balocci Baru”

PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Balocci, Pangkep — Pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, Pukul 13:00 Wita, Koptu Jumadi, Babinsa Kelurahan Balocci Baru, melaksanakan pendampingan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Angkatan XXVIII Universitas Sawerigading. Kegiatan ini bertemakan “Merawat dan Memelihara Lingkungan dalam Perspektif Keadilan Gender di Tengah Masyarakat”, yang bertempat di Aula Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Sambutan-sambutan disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Kelurahan Balocci Baru, Maryam S.Pd.MM, dan Dosen Pembimbing KKN, Rahman Amin, S.Sos, M.Si. Selanjutnya, paparan mengenai tema kegiatan disampaikan untuk memberikan pemahaman lebih dalam terkait pentingnya merawat lingkungan dengan memperhatikan aspek keadilan gender dalam masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SDN 4 Balocci Baru, Muliyadi Dolo, S.Pd, Ketua LPM Kelurahan Balocci Baru, Drs. Agus Salim, serta Ketua RT dan RW setempat, Tokoh Masyarakat, dan 19 Mahasiswa KKN Universitas Sawerigading. Koptu Jumadi juga hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan harapan, serta mendukung setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan kondusif, serta berakhir pada pukul 14:42 Wita. Selama acara, terlihat antusiasme peserta yang aktif berpartisipasi dalam diskusi dan berbagi pengetahuan terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan perspektif keadilan gender.

Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kelurahan Balocci Baru dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih adil, serta mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam program-program yang bermanfaat.

Kegiatan berakhir dengan suasana yang damai dan lancar, serta diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan pengabdian masyarakat lainnya di wilayah Pangkep.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *