JENEPONTO – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com-– Upaya mewujudkan lingkungan kota yang aman, bersih, dan tertata terus digaungkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto. Salah satu bentuk nyatanya terlihat pada kegiatan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama Kota Jeneponto, Selasa pagi, 29 Juli 2025, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri, Kecamatan Binamu.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Jeneponto, Andi Patoppoi, bersama jajaran petugas lapangan. Dalam keterangannya, Andi menyebut bahwa pemangkasan pohon merupakan bagian dari komitmen menjaga keselamatan pengguna jalan serta menciptakan wajah kota yang lebih tertib, sejuk, dan nyaman.
“Ini bagian dari kerja nyata kami untuk menata kota Jeneponto. Pemangkasan pohon dilakukan agar tidak membahayakan masyarakat, terutama para pengendara di jalur poros utama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkala dan menyeluruh di titik-titik rawan di wilayah Jeneponto. Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat dibutuhkan agar program “Menuju Jeneponto Bahagia” tidak hanya menjadi slogan, tetapi tercermin dalam tindakan nyata di lapangan.
“Kalau ada laporan pohon membahayakan, kami siap bergerak cepat. Ini bukan sekadar pemangkasan, tapi bagian dari pelayanan publik,” tegasnya.
Langkah ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa lebih aman saat melintas di ruas jalan tersebut. Banyak dari mereka mengaku sebelumnya khawatir dengan ranting-ranting pohon yang menjulur ke jalan, apalagi saat musim angin dan hujan.
Kepala BPBD menjelaskan bahwa selain memperindah tata kota, pemangkasan pohon juga merupakan langkah mitigasi bencana non-alam seperti pohon tumbang. Hal ini sangat penting di wilayah seperti Jeneponto yang kerap dilintasi angin kencang pada musim tertentu.
“Jangan sampai kita abai terhadap ancaman yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Maka dari itu, kami mengimbau seluruh masyarakat juga ikut melaporkan jika ada pohon yang membahayakan di lingkungan sekitar mereka,” pungkas Andi Patoppoi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol semangat baru pemerintah daerah dalam membangun kota yang tidak hanya berkembang secara infrastruktur, tetapi juga aman dan layak huni bagi seluruh masyarakat.
Penulis: Ikbal Nakku





