:
MAROS – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Tim Tulolo dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATEPA) berhasil lolos dan meraih pendanaan dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) tahun 2025. Tim ini akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja keras dari proses observasi, penyusunan proposal hingga seleksi ketat tingkat nasional. Program yang diusung bertajuk “Penguatan Kapasitas Pemuda melalui Sanggar Tani dengan Integrated Farming untuk Mewujudkan Generasi Mandiri Pangan di Desa Nisombalia.”
Menurut Ketua Tim , Fitriani, program ini berfokus pada pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) berbasis teknologi dan kemandirian pangan.
“Kami tidak hanya ingin hadir untuk sekadar program, tetapi memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat desa, khususnya generasi muda,” ungkapnya, Kamis (10/7/2025) di lokasi kegiatan.
Beberapa program unggulan yang akan diimplementasikan antara lain:
Pengelolaan Greenhouse Otomatis,
Budidaya Ikan dan Kandang Ternak,
Hidroponik Modern,
Pelatihan Kewirausahaan,
Peningkatan Kapasitas Organisasi Masyarakat.
Sebanyak 15 mahasiswa tergabung dalam tim ini, termasuk Nurana, Nurmiadi, Rayhan, Nuramalia, Trisna, Nurjannah, Syukur, Ariq, Nurfahmi, Hilal, Fajrin, Fitrah, Sitti Hadriyanti dan Asdar. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing Husnul Mubarak, S.TP., M.Si., yang selama ini aktif membina kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dalam keterangannya, Husnul menyebut keberhasilan ini bukan hanya karena semangat mahasiswa, tetapi juga berkat dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat Nisombalia.
“Ini bentuk nyata sinergi antara kampus dan desa. Semoga dapat meningkatkan kualitas pertanian dan membuka peluang ekonomi bagi warga,” jelasnya.
Kepala Desa Nisombalia turut memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa Unhas yang dinilainya membawa angin segar untuk pertanian lokal.
“Kami sangat terbantu dan berharap program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.
Saat ini tim masih dalam tahap persiapan teknis sebelum pelaksanaan penuh program yang dijadwalkan dalam beberapa bulan ke depan.
Penulis: Ikbal Nakku
Editor : Media KLTV INDONESIA





