Pontianak 5 Juli 2025
“Perjalanan inspiratif seorang Jurnalis”
Tak ada yang menyangka nasib seorang berawal mengantar serta membagikan koran, dari Pintu ke Pintu baik, kantor milik Pemerintahan maupun swasta hingga rumah ke rumah bisa menjadi awal dari karier gemilang di dunia jurnalistik.
Itulah kisah inspiratif Suheri Nasrul Tanjung, seorang jurnalis tangguh yang kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi salah satu media Online KLTV-INDONESIA ternama di Indonesia.
Lahir di lingkungan sederhana di pinggiran kota,Herry sapaan akrabnya memulai perjalanan hidupnya,sebagai loper koran di salah satu media tabloid Mingguan”Media Daerah”. Kalimantan Barat .
Menyusun serta membungkus puluhan eksemplar koran, dan mengantar menggunakan sepeda motor “butut” salah satu Produk Merk buatan China, yang merupakan agenda rutinitas Setiap satu Pekan dalam setiap bulannya.
Dari kebiasaan itulah, ia mulai jatuh cinta pada dunia informasi dan tulisan.di sela-sela waktu, ia membaca setiap lembar Perlembar halaman berita.
“Saya belajar banyak dari sana, tanpa sadar itulah guru pertama saya selain Pimpinan redaksi yang telah banyak memberikan bimbingan kepada saya Pada saat itu, yang saat ini sudah tiada,(alm.Handy Abdussyukur)”. Kenangnya.
Semangat belajar serta berbekal tekad yang kuat, ia mulai bekerja sebagai marketing,kontributor lepas di media lokal, menulis berita-berita ringan, hingga akhirnya dipercaya menjadi reporter tetap. dengan disiplin dan ketajaman intuisi jurnalistik, namanya mulai dikenal di ruang redaksi.
Perlahan tapi pasti, Herry mendaki tangga karier. dari reporter,asisten redaktur, hingga saat ini dipercayakan oleh Syafarahman atau akrab disapa daeng Sapareng selaku Direktur Utama PT.Permata Intan Sukses menjadi Pimpinan Redaksi(KLTV-INDONESIA).
Konsistensinya menjaga integritas, kepekaannya terhadap isu sosial, dan kemampuannya membina tim redaksi menjadi alasan kuat mengapa pada akhirnya ia didapuk menjadi Pemimpin Redaksi KLTV-INDONESIA.
Kini, di bawah kepemimpinannya, media tempat ia bekerja dikenal sebagai salah satu yang paling kredibel dan kritis.namun Herry tak pernah lupa asal muasalnya.
“Saya berangkat dari jalanan, dari aroma tinta pagi di tumpukan koran,Itu bagian dari hidup saya yang paling membentuk,” tuturnya.
Kisah Herry adalah bukti bahwa kerja keras, kejujuran, dan semangat belajar bisa membawa siapa saja menuju puncak.dari loper koran menjadi pemimpin redaksi bukan sekadar mimpi, tapi perjalanan yang bisa dicapai siapa pun yang tak kenaal lelah.





