MAROS – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– 26 Juni 2025 – Warga Desa Tellumpanuae, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, digemparkan dengan kabar hilangnya seorang warga lanjut usia bernama H. Buna Rajab (84 tahun). Lelaki renta itu dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Rabu sore (25 Juni 2025) setelah pamit hendak ke sawahnya di kawasan Dusun Matajang.
Menurut laporan awal dari Babinsa Desa Tellumpanuae, Serda Hamzah Haz, informasi hilangnya korban pertama kali diterima melalui jaring teritorial warga setempat. H. Buna sempat dilarang istrinya untuk pergi ke sawah karena hari sudah menjelang malam, namun ia diam-diam tetap pergi sekitar pukul 17.00 WITA.
“Menurut saksi ibu Marhama dan ibu Ani, H. Buna terlihat berjalan menuju arah Bontoe. Bahkan sempat ditawari tumpangan pulang oleh tetangganya, tapi beliau menolak dengan alasan ingin ke sawah,” ungkap Serda Hamzah dalam laporannya.

Kesaksian terakhir menyebut, H. Buna terlihat berada di sekitar jalan Patuku sekitar pukul 18.30 WITA. Setelah itu, tidak ada lagi yang melihat keberadaannya hingga hari berikutnya, dan korban belum juga pulang ke rumah selama lebih dari 24 jam.
Ciri-ciri Korban Saat Terakhir Terlihat:
Memakai kemeja lengan panjang
Mengenakan sarung warna biru dan celana pendek biru
Tinggi badan sekitar 150 cm
Badan bungkuk, sesuai usia lanjutnya
Mendapat laporan dari warga dan aparat desa, BPBD Kabupaten Maros langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, termasuk wilayah sawah dan jalur-jalur pegunungan kecil di sekitar Dusun Matajang.
“Kami mengerahkan tim pencarian dan berkoordinasi dengan aparat desa serta masyarakat untuk menyisir seluruh area yang mungkin dilewati korban,” ujar salah satu anggota tim BPBD saat dikonfirmasi di lapangan.
Suasana haru dan cemas menyelimuti keluarga H. Buna. Sementara itu, warga Desa Tellumpanuae bersama aparat TNI, BPBD, dan pemerintah desa bahu-membahu melakukan pencarian dengan harapan korban bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan menyisir beberapa titik yang dianggap rawan dan sulit diakses. Laporan lengkap dan pembaruan informasi akan disampaikan setelah pencarian selesai atau ada perkembangan baru di lapangan.
Penulis: ARI






