Sampaikan Pesan Menyentuh, Kapolsek Turikale Hadiri Penamatan SD-SMP Muhammadiyah Maros: “Tanpa Guru, Saya Bukan Kapolsek!”

MAROS – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan penamatan siswa-siswi SD dan SMP Muhammadiyah Maros Tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 19 Juni 2025 pukul 09.00 WITA, bertempat di Baruga A, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah kehadiran dan sambutan langsung dari Kapolsek Turikale, AKP Syaifuddin, S.Sos

 

 

Dalam sambutannya, AKP Syaifuddin menyampaikan pesan inspiratif yang menyentuh hati para siswa dan hadirin. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan yang ia capai saat ini sebagai seorang perwira polisi tidak terlepas dari jasa para guru semasa sekolah dasar dan menengah.

> “Tanpa guru, saya bukan siapa-siapa. Saya tidak akan bisa menjadi Kapolsek jika tidak pernah dibimbing dan diajarkan oleh para guru saya dulu. Maka dari itu, sayangilah guru-gurumu, hormati mereka, karena dari mereka kita bisa jadi apa yang kita cita-citakan,” ujar Kapolsek disambut tepuk tangan hangat.

 

Kapolsek juga menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dari panitia penamatan, serta mengapresiasi pelaksanaan acara yang berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan. Ia turut merasakan kebanggaan bersama para orang tua siswa atas capaian putra-putri mereka yang telah menyelesaikan pendidikan di SD dan SMP Muhammadiyah Maros.

> “Melalui kegiatan penamatan ini, saya harap anak-anak kita semakin semangat belajar demi menggapai cita-cita setinggi langit. Siapa tahu, suatu hari nanti ada di antara kalian yang menjadi polisi, atau bahkan Kapolsek seperti saya,” tambahnya memberi semangat.

 

Tak hanya memberi pesan motivasi, Kapolsek juga menyampaikan pesan penting tentang keamanan dan perlindungan anak-anak dari pengaruh negatif, terutama dalam masa transisi pendidikan menuju jenjang yang lebih tinggi.

> “Kita semua bertanggung jawab menjaga anak-anak dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Dunia pendidikan harus tetap aman dan kondusif. Saya berharap SD dan SMP Muhammadiyah Maros terus menciptakan lingkungan belajar yang sehat, disiplin, dan penuh nilai-nilai keagamaan,” tutup Kapolsek.

Acara penamatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan, orang tua siswa, guru-guru, dan pihak terkait. Total sebanyak 54 siswa dan siswi dari SD dan SMP Muhammadiyah Maros dinyatakan lulus dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kehadiran Kapolsek Turikale di tengah-tengah dunia pendidikan menjadi simbol sinergitas antara aparat keamanan dan institusi pendidikan, dalam mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.

(Laporan: Ikbal Nakku / KLTV Indonesia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *