Mobil Pelayanan Desa Hadir di Tenrigangkae, Apa Manfaatnya bagi Warga?

 

MAROS – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com – Suasana Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, tampak berbeda pada Minggu pagi (15/6/2025). Sebuah mobil pelayanan desa resmi diperkenalkan kepada masyarakat oleh Kepala Desa Tenrigangkae, Wahyu Febri, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kabupaten Maros.

 

Peluncuran mobil ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan warga yang sakit, pengurusan administrasi, hingga pelayanan sosial lainnya, kini dapat dijangkau lebih cepat dan efisien.

> “Alhamdulillah, hadirnya mobil pelayanan desa ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, khususnya yang tinggal di pelosok desa, dapat dengan mudah mengakses layanan desa,” ujar Wahyu Febri dalam sambutannya.

 

Mobil pelayanan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga, dan akan difungsikan untuk berbagai keperluan mendesak. Wahyu menambahkan, kehadiran kendaraan ini tidak lepas dari hasil kerja sama antara dirinya dan seluruh aparat desa Tenrigangkae.

> “Mobil ini bukan sekadar fasilitas, tapi wujud nyata pelayanan dan kepedulian kami. Semua ini telah kami musyawarahkan dan anggarkan dalam APBDes tahun 2025,” jelasnya.

 

Sebagai kepala desa dua periode, Wahyu Febri berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berfokus pada kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga dan memanfaatkan mobil ini dengan bijak.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 WITA di pusat Desa  Tenrigangkae, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Beberapa warga mengaku senang dan merasa terbantu dengan hadirnya mobil yang siap siaga untuk melayani kebutuhan warga.

Dengan langkah konkret seperti ini, Pemerintah Desa Tenrigangkae,  semakin menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat dan membangun desa yang lebih responsif dan inklusif.

Penulis: Ikbal Nakku

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *