MIMIKA
-Klivetvindonesia.com- Upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) terus digencarkan. Polri melalui jajaran Operasi Damai Cartenz-2025 berhasil mengamankan salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) KKB wilayah Puncak, Yekis Wanimbo alias Salahmakan Tabuni, pada Selasa (10/6) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Tersangka diketahui merupakan pelaku pembakaran Camp PT. Unggul yang berlokasi di Kampung Mundidok, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Aksi tersebut terjadi beberapa waktu lalu dan sempat menimbulkan kerugian materiil serta ketakutan di kalangan masyarakat dan pekerja proyek infrastruktur di wilayah rawan konflik tersebut.
Yekis Wanimbo alias Salahmakan Tabuni diketahui tergabung dalam kelompok bersenjata pimpinan Numbuk Telenggen yang selama ini aktif melakukan gangguan keamanan di Papua. Penangkapan terhadapnya merupakan hasil dari operasi intelijen dan penyergapan yang terencana, tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak aparat maupun masyarakat.
Dalam operasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis revolver yang diduga digunakan dalam berbagai aksi kriminal oleh kelompok KKB.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Faizal Ramadhani, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua.
“Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata akan terus kami lakukan secara terukur dan profesional. Kami ingin masyarakat Papua hidup tenang dan tidak lagi menjadi korban teror kelompok bersenjata,” ujarnya.
Sementara itu, tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di posko Operasi Damai Cartenz. Pihak kepolisian juga tengah mengembangkan informasi dari tersangka untuk mengungkap jaringan lebih luas dalam kelompok KKB pimpinan Numbuk Telenggen.
Penangkapan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak kelompok KKB dan menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk menegakkan hukum dan menjaga keutuhan NKRI, terutama di wilayah Papua.







