SULSEL – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com— Operasi SAR gabungan yang dilakukan sejak tiga hari terakhir akhirnya menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan dalam kondisi membahayakan jiwa manusia di sekitar KM Tidar, Makassar, Sulawesi Selatan. Korban atas nama Eryks Dillak (41 tahun), warga Jl. Gualordes, RT 017/005 Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pulau Bontosua, Kabupaten Pangkep, Rabu (21/05/2025) pukul 13.00 WITA.
Penemuan korban dilakukan oleh nelayan setempat yang kemudian melaporkannya ke pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 16.30 WITA, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Setibanya di Dermaga Paotere, jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah dilakukan debriefing oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 19.10 WITA, operasi resmi dinyatakan ditutup. Kesimpulan hasil operasi menyebutkan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke posko masing-masing.
Unsur SAR Gabungan yang Terlibat: Operasi penyelamatan ini melibatkan lebih dari 20 unsur gabungan dari berbagai instansi dan komunitas kemanusiaan, di antaranya:
BASARNAS
SAR UNM
Crew RB 212 SAR Makassar
DAMKAR
Lantamal VI
Kesehatan Pelabuhan
KPLP
SNAR Indonesia
IEA Makassar
SAR MARTEAM
Core Orda Sulsel
Rescue 13 Indonesia
TRC
Redkar
SAR Humanity
Hive Sulsel
Rumah Zakat
Polsuksektor Sangkarrang
Polairud
SAR Ojol GT TORT
SAR Pramuka
UPP Kelas II Maccini Baji
SAR Pangkep
Dandim Pangkep 1421
Polairud Pangkep
Polres Pangkep
Dengan semangat “Avignam Jagat Samagram” – semoga seluruh alam terlindungi – seluruh unsur SAR menunjukkan sinergi dan dedikasi tinggi dalam upaya kemanusiaan ini. Meskipun korban tidak berhasil diselamatkan, upaya tanpa lelah dari semua pihak patut diapresiasi.








