Pemasangan Listrik SuperSUN di Pulau Pelokang Menuai Sorotan

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, Pangkep – Program listrik SuperSUN PLN yang digadang-gadang menjadi solusi untuk daerah terpencil di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menuai sorotan. Salah satu kasus yang mencuat terjadi di Pulau Pelokang, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya. Pasalnya, pemasangan listrik untuk masjid setempat hingga kini tak kunjung terealisasi, meski proses pembayaran disebut telah dilakukan setahun lalu.

 

Salah satu aktivis kepulauan, Makka, menyayangkan mandeknya pemasangan tersebut. Dia menduga ada penyimpangan dalam pendistribusian alat listrik tenaga surya itu.

 “Pemasangan listrik SuperSUN yang seharusnya selesai pada Desember tahun lalu belum juga terealisasi di Masjid Pulau Pelokang, padahal pihak masjid sudah melakukan pembayaran,” ungkap Makka dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Pribumi di Pangkajene, Jumat (16/5/2025).

 

Makka menduga, perangkat listrik yang semestinya dipasang di masjid justru dialihkan ke rumah keluarga Kepala Desa Balo-Baloang, Bohari. Namun, Bohari berdalih keterlambatan terjadi karena faktor cuaca. Menurutnya, seluruh peralatan sudah berada di pulau, tetapi belum bisa dipasang.

 “Barangnya sudah ada di pulau, tapi pemasangannya terkendala karena cuaca,” kata Bohari.

 

Namun, Anggota DPRD Pangkep, Muh Ramli, menilai pernyataan kepala desa itu tak masuk akal, apalagi di pulau lain yang letaknya lebih jauh, pemasangan listrik sudah tuntas.

“Pulau Langkoitang yang jaraknya lebih jauh dari Pulau Pelokang saja sudah terpasang listrik SuperSUN. Kenapa Pulau Pelokang belum?” ujar Ramli.

 

Bohari kemudian memberikan klarifikasi bahwa pemasangan listrik di rumah keluarganya hanya sementara karena tidak bisa dipasang saat itu di Pelokang karena cuaca.

 “Kami pasang sementara di rumah keluarga saya supaya mudah saya cabut kembali. Kalau tidak percaya, tanya maki warga yang saya pasang pasti bilang iya sementaraji,” kata Bohari.

 

Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa program listrik SuperSUN dapat dinikmati oleh masyarakat di daerah terpencil. DPRD Pangkep dan masyarakat setempat berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dan listrik SuperSUN dapat dinikmati oleh masyarakat Pulau Pelokang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *