Kapolres Jeneponto Terima dan Lepas Peserta Kontingen Lomba Kompetisi Siswa Disabilitas SLB Negeri 2 Jeneponto

JENEPONTO – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com  Rabu, 14 Mei 2025Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan dengan penuh semangat dan harapan, menerima dan melepas rombongan peserta kontingen lomba yang akan mewakili SLB Negeri 2 Jeneponto dalam beberapa ajang kompetisi bergengsi. Suasana penuh kebahagiaan dan semangat menyelimuti halaman Polres Jeneponto saat pelepasan berlangsung.

 

Rombongan tersebut terdiri dari siswa-siswi disabilitas, para guru pendamping, serta Kepala UPT SLB Negeri 2 Jeneponto, Usman, S.Pd., M.Pd., yang turut hadir mendampingi para peserta. Mereka akan mengikuti ajang bergengsi, yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Lomba Kompetisi Siswa (LKS), dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Para peserta dan pendamping akan menggunakan bus milik pemerintah daerah Jeneponto untuk menuju lokasi lomba.

Sebelum keberangkatan, seluruh peserta dan para pendamping menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan Kapolres Jeneponto dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Jeneponto. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Widi Setiawan memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta lomba. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

“Anak-anakku semua memiliki potensi besar dan semangat yang luar biasa. Saat ini, pemerintah memberikan peluang sebesar-besarnya bagi penyandang disabilitas yang berprestasi. Jangan pernah ragu untuk bermimpi dan menggapai cita-cita,” ungkap Kapolres Jeneponto dengan penuh haru dan antusias.

Kegiatan pelepasan ini menjadi bukti nyata dukungan Polres Jeneponto serta pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan inklusi dan pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Jeneponto. Keikutsertaan para siswa dalam ajang ini, diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak pihak untuk terus mendukung kesetaraan dan inklusi dalam dunia pendidikan.

Kapolres Jeneponto berharap, semangat dan prestasi para peserta lomba dapat menjadi contoh nyata bahwa setiap individu, tanpa memandang keterbatasan, berhak untuk berprestasi dan mengukir nama di tingkat nasional.

Demikian laporan media KLTV Indonesia. Firman Sijaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *