MAROS – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– 14 Mei 2025 – Lurah Allepolea, Abdul Muis, S.Sos, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di Jalan Poros Maros menuju Pangkep, untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini disampaikan langsung saat dirinya bersama aparat kepolisian dan TNI meninjau lokasi jalan yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan, tepat di depan Kantor Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros.
“Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di titik ini, bahkan sampai menelan korban jiwa. Maka dari itu, kami dari Pemerintah Kelurahan Allepolea merasa perlu mengambil langkah serius,” ujar Abdul Muis, Rabu (14/5) pukul 10.00 WITA di lokasi kejadian.
Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kelurahan terhadap keselamatan warganya dan pengguna jalan lainnya. Lurah Abdul Muis menegaskan bahwa perhatian terhadap keselamatan publik merupakan prioritas utama dalam wilayah kerjanya.
Dalam keterangannya, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, aparat kepolisian, dan TNI untuk menciptakan lingkungan yang aman, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.
“Kami harap semua pengendara, baik warga lokal maupun dari luar, bisa lebih berhati-hati ketika melintas. Jalan ini berada di depan kantor kelurahan kami, dan kami tidak ingin lagi mendengar adanya korban jiwa akibat kelalaian atau kurangnya kewaspadaan,” jelasnya.
Peninjauan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dari upaya lanjutan, seperti pemasangan rambu peringatan atau upaya rekayasa lalu lintas agar kecelakaan serupa bisa dicegah di masa mendatang.
Sebagai langkah solutif dan preventif, Abdul Muis mengusulkan beberapa langkah nyata, antara lain:
1. Pemasangan Rambu Peringatan dan Marka Jalan
Memasang papan peringatan dan marka jalan di titik-titik rawan, khususnya di tikungan dan ruas jalan yang menurun atau sempit, agar pengendara lebih waspada.
2. Penerangan Jalan Umum (PJU)
Penambahan lampu jalan di lokasi yang minim pencahayaan, terutama di malam hari, guna meningkatkan visibilitas dan mengurangi potensi kecelakaan.
3. Pengaturan Kecepatan Kendaraan
Menyediakan batas kecepatan yang jelas dan memperketat pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas bekerja sama dengan pihak kepolisian.
4. Pembuatan Pos Pantau Keamanan Jalan
Pemerintah kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan membentuk pos pantau untuk patroli rutin dan pengawasan titik rawan kecelakaan.
5. Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas
Melakukan edukasi kepada warga dan pengguna jalan, termasuk pembagian brosur keselamatan dan penyuluhan berkala di sekolah dan lingkungan warga.
“Kami berharap dengan adanya langkah-langkah ini, tidak ada lagi korban jiwa di ruas jalan ini. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Abdul Muis
Lurah Allepolea menutup keterangannya dengan seruan kepada seluruh pengguna jalan agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara, khususnya di kawasan yang telah terbukti memiliki risiko tinggi kecelakaan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari jaga diri dan orang lain saat berada di jalan raya,” tutup Abdul Muis.
Penulis: Ikbal






