Diduga Sarang Penipuan Online Digerebek di Sidrap, 40 Orang Diamankan

SIDRAP – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com-, 25 April 2025 – Sebuah rumah kontrakan di Dusun Pangkajene, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), digerebek aparat gabungan intelijen TNI pada Rabu (24/4) petang. Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 40 orang diduga kuat merupakan bagian dari komplotan penipuan online atau yang dikenal dengan istilah “Passobis” berhasil diamankan.


Penggerebekan dipimpin oleh Kapten Inf Muh. Idrus dari Deninteldam XIV/Hasanuddin. Tim gabungan yang terdiri dari personel Sinteldam XIV/Hsn, Deninteldam XIV/Hsn, dan Intelrem 141/Toddopuli bertindak berdasarkan laporan intelijen mengenai aktivitas mencurigakan yang telah dipantau sejak Februari 2025.

Dugaan Penipuan bermula dari laporan masyarakat mengenai modus penipuan yang mencatut nama institusi TNI untuk memesan nasi kotak palsu. Dari hasil penyelidikan, tim mendapati adanya indikasi aktivitas penipuan online yang masif di lokasi tersebut. Setelah melakukan briefing dan pemantauan, tim gabungan melakukan penggerebekan pada pukul 18.10 Wita.

Aksi penggerebekan berlangsung di sebuah rumah kontrakan di wilayah Dusun Pangkajene, Kab. Sidrap, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 24 April 2025, sekitar pukul 18.10 Wita. Para pelaku langsung dibawa menuju Mako Deninteldam XIV/Hasanuddin malam itu juga untuk diperiksa lebih lanjut.

Tim gabungan mendapat informasi akurat tentang aktivitas penipuan online dari jaringan informan. Aktivitas ini diduga telah merugikan masyarakat melalui penipuan investasi bodong dan penjualan barang elektronik dengan harga di bawah pasaran, serta bukan terkait institusi TNI secara langsung seperti dugaan awal.

Dari lokasi penggerebekan, aparat menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

144 unit handphone

6 unit laptop

4 bilah sajam jenis badik

1 unit pencetak struk

1 unit handy talky (HT)

Jam tangan, kunci motor, kartu perdana, serta fotokopi kartu keluarga

Saat ini, ke-40 orang yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Deninteldam XIV/Hsn. Aparat juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas tersebar di wilayah Sulawesi Selatan. Koordinasi dengan Polda Sulsel telah dilakukan untuk langkah hukum selanjutnya.

Penggerebekan ini menjadi langkah tegas TNI dalam mendukung pemberantasan kejahatan siber yang makin marak dan meresahkan masyarakat, terutama di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *