Jakarta – Lembaga Investigasi dan Kajian Kriminal Khusus Republik Indonesia mendukung penuh langkah langkah Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) dalam penegakan etika kejaksaan 25/04/2025.
Ossi Gumanti Ketua Umum DPP Lidik Krimsus RI kepada awak media mengatakan bahwa “baik secara pribadi maupun keorganisasian, kita mendukung penuh Komjak dalam penegakan etika kejaksaan.
Menurut Ossi “kedepan tidak ada lagi Jaksa yang arogan dengan berpakaian dinas dan id card lalu perantang petenteng, seakan akan mereka adalah orang paling hebat di NKRI ini.
Kita berharap kedepannya Lembaga Kejaksaan bisa menjadi contoh untuk lembaga lembaga lain dalam melakukan penegakan hukum, tidak pandang bulu dan tidak mudah terbuai dengan KKN.
Dilansir dari laman kompas.com Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Pujiyono Suwadi mengingatkan para jaksa dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kejaksaan supaya menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan. “Ketika Bapak Ibu memakai seragam, jangan merasa gagah. Pakai mobil dinas, pelat Kejaksaan, jangan petantang-petenteng juga karena yang diawasi publik itu bukan hanya kinerja, tapi juga perilaku kita sehari-hari,” kata Pujiyono saat memberi arahan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung, Selasa (22/4/2025).
Pujiyono menyatakan, para jaksa dan ASN di lingkungan kejaksaan wajib menjaga perilaku mereka demi menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan yang saat ini berada dalam posisi baik.
Ia pun menyinggung hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik, berada di posisi ketiga secara nasional setelah TNI dan Presiden.
Pujiyono menambahkan bahwa integritas dan sikap profesional tidak bisa diajarkan sepenuhnya di bangku kuliah. Menurut dia, keteladanan pimpinan, baik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajati) dan Wakilnya ataupun Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), merupakan kunci utama pembentukan karakter aparat penegak hukum. “Integritas tidak bisa diwariskan dari dosen. Tapi bisa diteladani dari pimpinan. Maka para Kajati, Wakajati, Kajari, harus sadar bahwa mereka sedang ditiru oleh anak buahnya,” kata Pujiyono.
Lidik Krimsus RI Dukung Penuh Kejaksaan Agung Dalam Penegakan Hukum





