Klivetvindonesia.com.Fenomena jalan rusak di daerah pedesaan adalah suatu hal yang bukan asing lagi untuk dibicarakan. Keadaan tersebut tentunya perlu mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah daerah maupun pemerintah setempat./19/4/2025/
Implikasi yang terjadi akibat dari susahnya akses jalan di pedesaan adalah menghambat pertumbuhan ekonomi. Selain itu pula, akibat dari ketimpangan pembangunan infrastruktur ini juga mengakibatkan terjadinya kesenjangan ekonomi antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Fenomena Jalan poros di kabupaten yang tidak tersentuh pembangunan biasanya merupakan tanggung jawab pemerintah daerah atau kabupaten.
Keluhan masyarakat terkait jalan rusak sangat beragam dan sering dikemukakan. Umumnya, masyarakat mengeluhkan jalan yang berlubang, aspal terkelupas, jalan menjadi licin setelah hujan, dan kondisi jalan yang menyebabkan kendaraan rusak atau bahkan menimbulkan kecelakaan
Adapun Jalan penghubung Seperti Jalan Sange Bakau Menuju Sange Kelampai Desa Teluk Kembang Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas,rusak parah seolah tak tersentuh oleh pembangunan pemerintah.
Kondisi Jalan tersebut Sangat Parah ketika musim penghujan datang, terlihat akses jalan yang biasa dilalui anak sekolah, petani dan masyarakat yang sedang mengais rezeki ke kota menjadi licin dan berlumpur seperti kubangan kerbau.
Masyarakat Berharap Pemerintah harus memperhatikan kondisi jalan dan mengambil tindakan perbaikan sebelum kerusakan menjadi parah dan menimbulkan dampak yang luas.
Dampak Lingkungan Kerusakan jalan dapat memperparah kerusakan lingkungan jika tidak segera diperbaiki, contohnya jalan yang tergenang air hujan akan mempercepat korosi pada kendaraan dan infrastruktur.
/Red,kltv/





