PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep, 18 April 2025 — Lembaga Kontrol Independen Nasional (LKIN) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kembali turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi jalan poros Tonasa Dua di Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Jalan yang berada di sisi rel kereta api tersebut kini rusak parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Intelijen DPP LKIN, Muhammad Yusuf. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan. Menurutnya, banyak pengendara yang menjadi korban akibat jalan yang bergelombang, berlubang, dan licin saat hujan.
“Apakah kita harus terus membiarkan korban berjatuhan? Jalan ini adalah akses vital, bukan hanya bagi masyarakat tapi juga aktivitas industri. Namun sekarang justru menjadi ancaman keselamatan,” tegas Yusuf.
LKIN juga menyoroti lambannya respons dari pihak terkait, termasuk PT Semen Tonasa. Dalam pertemuan sebelumnya di Kantor DPRD Kabupaten Pangkep, pihak perusahaan menyatakan bahwa perbaikan akan dilakukan tahun depan. Namun LKIN menilai janji tersebut terlalu lama, mengingat urgensi kondisi jalan saat ini.
Muhammad Yusuf mempertanyakan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas perbaikan jalan dan jembatan di sekitar rel tersebut—apakah PT Semen Tonasa, PT Semen Indonesia sebagai induk perusahaan, atau Balai Jalan Nasional?
“Sebagai lembaga yang fokus pada kontrol sosial, kami mendesak agar semua pihak segera bertindak. Tidak ada alasan untuk menunda karena menyangkut nyawa masyarakat,” ujarnya lagi.
Yusuf juga menegaskan bahwa LKIN akan terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata, termasuk mendorong pengawasan dari lembaga legislatif dan keterlibatan pemerintah daerah.
“Jangan tunggu ada korban lagi baru bergerak. Ini waktunya pemerintah dan perusahaan berkolaborasi secara cepat dan nyata untuk menyelesaikan masalah ini,” tutupnya.





