MAKASSAR
-Klivetvindonesia.com- 16 April 2025 — Sebuah peristiwa tragis terjadi di Waduk Tugu Pampang, Jalan Infeksi Kanal, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Rabu (16/4).
Seorang anak berusia 4 tahun dilaporkan tenggelam dan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah sempat dinyatakan masih hidup saat ditemukan mengapung di permukaan waduk.
Korban diketahui bernama Chairil Mihran Hamid, warga BTN Makio Baji C6 No. 4. Anak tersebut merupakan putra pasangan Muh. Ridwan Hamid dan Jumriati.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan saksi, sebelum kejadian korban sedang bermain sepulang sekolah bersama seorang teman sebayanya di sekitar rumah. Salah satu saksi, ibu Norma (45), yang merupakan tetangga dan kerabat korban, sempat curiga ketika korban tidak terlihat bermain seperti biasanya.
Sekitar pukul 11.50 WITA, saksi menyebutkan bahwa teman korban yang diketahui bernama Ibnu terlihat berenang di waduk namun tidak muncul kembali ke permukaan. Pencarian pun dilakukan oleh warga sekitar.
Pukul 12.10 WITA, ayah korban tiba di lokasi dan berusaha memanggil nama anaknya. Beberapa saat kemudian, korban Chairil muncul di permukaan air dalam kondisi masih bernyawa. Namun sayangnya, setelah dilarikan ke RS Hermina dan mendapat penanganan medis oleh dr. Suliud DW, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.45 WITA.
Tim Inafis Polrestabes Makassar kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 13.35 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka pada pukul 14.45 WITA.
Diketahui, teman korban yang turut bermain pada saat kejadian, Ibnu, memiliki kondisi kebutuhan khusus (autisme), yang diduga turut memengaruhi dinamika saat kejadian berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area berbahaya seperti waduk atau perairan terbuka. Pihak keluarga dan warga sekitar masih berduka atas musibah yang menimpa Chairil.






