GOWA – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Tiga Dokter yang hendak wisata menuju Malino dan dua Warga Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe, kabupaten Gowa terjebak luapan banjir di daerah wisata Malino, Kabupaten Gowa pada Rabu, 9 April 2025.
Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar segera bergerak menuju ke lokasi terjebaknya kelima korban ini setelah menempuh jarak sejauh 30,7 kilometer.
“Setelah com center Basarnas Makassar terima info perihal adanya korban yang terjebak banjir di jembatan Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe, kabupaten Gowa, kami memberangkatkan lima orang personil untuk membantu mengevakuasi kelima korban tersebut,” ujar Muhammad Arif Anwar, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.
Dengan waktu tempuh sekitar satu jam, tim penolong Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar tiba di lokasi kejadian dan segera berkoordinasi dengan pihak pemerintah dan warga setempat guna mencari informasi mengenai keadaan lokasi yang akan di tuju.
“Kronologisnya adalah ketiga dokter yang berdinas di RS Wahidin Sudirohusodo Pusat Jantung Terpadu tersebut hendak berangkat menuju ke Malino dengan panduan Google Maps untuk mencari rute tercepat namun karena merasa salah jalan, akhirnya ketiganya memutuskan untuk memutar balik kendaraan mereka. Dan di saat itulah air sungai dari jembatan meluap sehingga mereka tidak bisa melewati jalan yang akan dilalui,” kata Arif.
Arif menambahkan dalam perjalanannya ketiga dokter tersebut bertemu dengan dua warga sekitar yang hendak pulang dari kebunnya. Hingga korban luapan banjir menjadi lima orang.
Tim penolong yang telah tiba di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi terhadap kelima korban tersebut dan saat ini kelima korban telah diselamatkan dalam keadaan sehat wal afiat.
Adapun identitas korban yang terjebak banjir yaitu:
1. Dr. Yogi Andrew (laki-laki/ 32 th)
2. Dr. Wahyuni (perempuan/37 th)
3. Dr. Akhtar Fajar (laki-laki/ 45 th)
4. Dg. Ngalle/warga (laki-laki/ 52 th)
5. Ny. Tamsi/warga (perempuan/ 50 th)








