PANGKEP- KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep Kecelakaan tragis kembali terjadi di poros jalan Tonasa II, tepatnya di bawah underpass rel kereta api, Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Pada Selasa pagi, 08 April 2025, sekitar pukul 09.10 WITA, sebuah sepeda motor terjatuh akibat menghantam lubang besar di jalan, lalu terlindas oleh truk trailer milik BRP 08 yang datang dari arah Tonasa.
Insiden ini menewaskan satu orang pengendara motor di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya dilarikan ke Puskesmas Bungoro untuk mendapat perawatan. Diketahui, kedua korban berasal dari Tabo-Tabo Selatan. Ironisnya, sopir truk dilaporkan melarikan diri pascakejadian.
Kecelakaan ini kembali membuka luka lama soal buruknya infrastruktur di jalur vital milik PT Semen Tonasa. Jalan yang setiap hari dilalui kendaraan berat perusahaan tersebut sudah lama rusak parah dan sering kali menimbulkan kecelakaan. Namun, hingga kini, belum ada langkah nyata dari perusahaan untuk memperbaiki kondisi jalan,
Ketua Lembaga Kontrol Independen Nasional (LKIN) DPP, Muh Yusuf, yang turun langsung ke lokasi, menyampaikan kecaman keras terhadap PT Semen Tonasa. Ia menyebut perusahaan telah lalai dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat, meski jelas-jelas menggunakan jalan umum untuk aktivitas bisnis mereka.
“Jalan ini bukan hanya untuk kepentingan perusahaan, tapi juga masyarakat. Kerusakannya parah dan sudah memakan banyak korban. PT Semen Tonasa tidak bisa terus berdiam diri. Ini soal nyawa manusia,” tegas Muh Yusuf.
Menurutnya, perbaikan tidak bisa dilakukan asal-asalan dan harus sesuai standar operasional prosedur (SOP). “Kalau pakai aspal, ya perbaikannya harus pakai aspal. Bukan tambal sulam yang justru jadi jebakan bagi pengendara,” tambahnya.
Muh Yusuf juga mendesak agar pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga keselamatan publik bukan hanya di tangan masyarakat, tapi juga di pundak perusahaan yang menggunakan fasilitas umum untuk kepentingan bisnisnya.
“Kita tidak butuh janji. Kita butuh tindakan nyata. Jangan tunggu korban berikutnya baru bergerak,” tutupnya.Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pihak, bahwa infrastruktur bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal nyawa. PT Semen Tonasa kini berada di bawah sorotan publik. Masyarakat menanti, apakah perusahaan akan tetap bungkam atau mulai bertanggung jawab.





