Perkelahian Antara Oknum Anggota TNI dan Oknum Anggota Polri Di Polsek Tiworo, Muna Barat

MUNA- KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, Muna Barat, 31 Maret 2025 – Peristiwa perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI AD dan oknum anggota Polri terjadi di depan pintu gerbang Polsek Tiworo, Kabupaten Muna Barat, pada dini hari, Senin (31/03) sekira pukul 00.15 WITA. Oknum yang terlibat adalah Serda Ambo Nasir dan Pratu Rendi dari TNI AD, serta beberapa oknum anggota Polsek Tiworo Tengah dan Satbrimobda Polda Sultra. Kejadian ini bermula setelah Serda Ambo Nasir, yang sedang melaksanakan cuti lebaran, melihat sepeda motor milik keponakannya, Dirman, yang melintas di depan Polsek dengan knalpot bogar.

Anggota Polsek kemudian menahan motor tersebut, yang memicu Serda Ambo mendatangi Polsek untuk menanyakan penahanan. Ketika mencoba bertanya, ia langsung dipukul dengan pentungan oleh salah satu oknum anggota Polri, yang kemudian memicu perkelahian. Serda Ambo pun melawan, dan dalam sekejap, perkelahian tersebut berkembang menjadi keributan melibatkan beberapa oknum anggota Polsek dan Satbrimobda yang terlibat.

Pratu Rendi, yang sedang berada di lokasi, langsung datang membantu Serda Ambo, sehingga situasi semakin memanas. Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda Muh Saleh, kemudian mengamankan oknum anggota Polri yang terlibat perkelahian ke dalam Polsek untuk meredakan situasi. Tak lama setelah itu, Peltu Sofyan dari Koramil 02/Tikep datang ke lokasi dan memerintahkan Serda Ambo dan Pratu Rendi untuk kembali ke rumah masing-masing.

Meski upaya tersebut sempat meredakan ketegangan, sekitar pukul 01.20 WITA, Kapolres Muna menghubungi Subdenpom Persiapan Raha untuk memberitahukan kejadian tersebut. Personel Subdenpom tiba di lokasi sekitar pukul 02.20 WITA, melakukan koordinasi dengan pihak TNI dan Polri setempat, serta mengamankan kedua oknum anggota TNI yang terlibat. Mereka kemudian dibawa ke Subdenpom XIV/3-3 Raha untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Akibat perkelahian ini, sejumlah personel mengalami luka-luka. Serda Ambo Nasir mengalami luka lecet pada lutut dan sakit pada rahang kiri serta bibir atas. Pratu Rendi juga mengalami luka pada bibir bawah dan pelipis kiri bengkak. Sementara itu, tiga oknum anggota Polri yang terlibat, yaitu Briptu Rendi Supriadi, Bripda Abdi Mahaputra, dan Bripda Hendi, juga mengalami luka memar dan lebam di beberapa bagian tubuh mereka.

Hingga saat ini, pihak Subdenpom dan Polsek Tiworo tengah menyelidiki insiden tersebut dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat. Sebagai langkah awal, Serda Ambo Nasir dan Pratu Rendi telah diamankan di Subdenpom XIV/3-3 Raha, sementara oknum anggota Polri yang terluka diamankan di Polsek Tiworo Tengah.

Pihak berwenang masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kejadian ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *