Ahmad Luthfi Gubernur Jateng Lepas 14.374 Pemudik Dengan 289 Bis Dari TMII

Klivetvindonesia.com, Jakarta –
Pagi ini Rabu 26 Maret 2025 Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Lepas 14.374 pemudik dengan 289 Bus.
Dari museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah Jaktim.
Acara ceremony pk.10.00 dan diberangkatkan serentak pada pk.10.30.

Rendra Kusuma Ketua Panitia Mutis Provinsi Jawa Tengah, jelaskan ; “Pendaftaran Mutis dilakukan secara online maupun melalui paguyuban masing-masing Kabupaten/Kota, mulai tanggal 24 Februari 2025 hingga kuota terpenuhi. Syarat dan Ketentuan Diutamakan KTP Jawa Tengah/ kelahiran Jawa Tengah, Bekerja di sektor informal & berpenghasilan rendah (Ojek, ART, Pedagang Asongan-kaki lima, Pengemudi, Buruh).
Pendaftar Satu Keluarga maksimal 4 orang.”

“Ucapan terima kasih kami kepada Sponsor yang mendukung suksesnya kegiatan mudik gratis, seperti air minum AQUA, Obat dari Kalbe Farma, Voucher Transportasi dari Go-Jek dan berbuka puasa, juga bantuan BAZNAS Pusat untuk 100 panitia.”

“Armada bis untuk Pemudik Jateng terdiri dari bantuan Badan Penghubung sebanyak 47 bus, Bank Jateng 53 Bus, Semen Gresik 7 Bus, Jasa Raharja 15 bus, Perum Perumnas 1 Bus.
Banyumas 11 Bus, Banjarnegara 9 bis, Batang 3 Bus, Blora 4 bis, Boyolali 9 bus, Brebes 3 Bus, Cilacap 4 Bus, Demak 2 Bus, Jepara 2 bus, Karanganyar 2. Bus, Kebumen 3 bus, Kendal 7 bus, Kudus 3 bus, Magelang 3 bus, Pekalongan 4 bus, Pati 16 bus, Pemalang 3 bus, Purbalingga 3 bus, Purworejo 6 bus, Rembang 4 bus, Semarang 3 bus, Sragen 3 bus, Sukoharjo 6 bus, Tegal 3 bus, Temanggung 1 bus, Wonogiri 2 bus, Wonosobo 3 bus, Kota Magelang 1 bus, Kota Pekalongan 1 bus, Kota Salatiga 2 bus, Kota Semarang 7 bus, Kota Surakarta 3 bus, Kota Tegal 2 bus, Klaten 10 bus, Grobogan 10 bus, Banyumas 1 bus, Magelang 2 bus, Kebumen 2 bus, jadi total 289 bus.
Jumlah Pemudik sekitar 14.456 orang.
Gubernur Jateng didampingi Ketua DPRD Provinsi Jateng dan Kapolda Metro Jaya akan melepas pemudik di Museum Purnabakti TMII.
Wakil Gubernur Jateng akan melepas pemudik dari Bandung dan stasiun Pasar Senen tanggal 27 Maret 2025,” jelas Ketupan Mutis Rendra.

Arus baliknya dari Asrama haji Donohudan Boyolali 10 april, jadi nanti ada penjemputan dari Klaten, Wonogiri, Sragen, Karanganyar sebanyak 35 bis.
Di terminal tipe A Pekalongan penjemputan yaitu di Blora, Pati, Semarang, Kendal, temanggung ada 17 bus, diberangkatkan pada hari Kamis bulan April jam 11.00.
Kemudian terminal tipe A Bulu Pitu Banyumas tikum jemput di kebumen dan Banjarnegara dengan 13 bus. Kamis 10 April jam 11.00, 3 lokasi pemberangkatan bersamaan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat melepas pemudik mengajak pada warga Jawa Tengah di perantauan untuk membangun kampung halamannya.
Dengan mudik digratiskan maka “utuh uangnya kan”.
Mari gunakan untuk berbelanja di Desa sehingga perputaran ekonomi terasa sebagai penggerak ekonomi masyarakat Desa setempat.”

“Pemerintah provinsi Jawa Tengah telah mengantar serta mengawal para perantau hingga kampung halamannya dengan baik.
Saya berharap Pengemudi bus agar berhati-hati dalam mengendarai, hingga ke tempat tujuan dengan selamat.” Pesan Ahmad Luthfi Gubernur Jateng.

KRT.Dr.Drs.H.Leles Sudarmanto Dipuro MM.MBA, Ketum Perkumpulan Perantau Jawa Tengah (PRJT) juga merasa berterima kasih dan mengapresiasi seluruh panitia Mudik Gratis Gubernur Jawa Tengah atas terselenggaranya mudik gratis 2025.

“Kepercayaan ini diberikan oleh Provinsi Jawa Tengah terkait dengan kenaikan bus yang melonjak, sekitar 20% dari tahun 2024.
Penambahan bus sekitar 50 bus, sebab itu kami apresiasi kepada konsolidasi Provinsi Jawa Tengah yang terus-menerus upayakan tambahan bus yang diberikan kepada pemudik. Pemudik ini memang sangat perlu.
Hari ini dengan jumlah pemudik 14.374 orang ini luar biasa antusias pemudik.”

“Mudah-mudahan nanti arus balik ke Jakarta juga ada persiapan matang, sudah siap yaitu armada sekitar 35 bus yang dibagi tiga wilayah, yaitu Pekalongan, Donohudan, Bulu Pitu Banyumas dan Boyolali, kita akan lakukan kesiapan yang maksimal, semoga panitia terus kerja keras dan kerja tuntas dengan ikhlas untuk kepentingan bersama.
Mudik gratis ini kami upayakan benar-benar gratis, pungutan biaya tidak ada,” demikian tutup Leles.

Jurnalis Christy.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *