Tambang Emas Dan Tambang Pasir Zircon Masih Marak Dan Merajalela Bahkan Sampai Menggunakan Alat Berat ( Excavator )

Klivetvgindonesia.com.Kabupaten Ketapang, -Kalimantan Barat – Polda Kalbar-,Penambangan emas-Zircon tanpa izin menggunakan mesin dan alat berat excavator masih marak di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

 

 

Seperti yang ditemukan masyarakat dan awak media di sekitar wilayah Hutan Desa Wana Gambut Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang.

 

Diketahui oleh pihak Masyarakat dan awak media, pada bulan febuari 2025,terpantau oleh masyarakat dan awak media, sempat adanya penertib di lokasi penambang emas tanpa ijin, dalam penertiban yang dilakukan tim Resor Polres Ketapang,, Polsek Matan Hilir Selatan,, KLHK,,LPHD Desa Sungai Pelang,penertiban yang dilakukan beberapa instansi tersebut, tidak ada satupun tersangka pekerja tambang emas atau alat,alat pekerja tambang,seperti mesin penyedot atau excavator yang diamankan oleh Resor Polres Ketapang,Polsek Matan Hilir Selatan,KLHK, dan juga LPHD Desa Sungai Pelang,

 

 

 

Yang dilakukan penindakan hanya membakar bagan tempat hunian para pekerja dan peralatan mesin sedot yang digunakan pekerja.

 

Lokasi PETI ini tidak berjarak jauh dari wilayah Hukum Polres Ketapang Polda Kalimantan Barat,atau Polsek Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang.

 

Akses masuk ke dalam lokasi PETI dari jalan provinsi Pelang- Tumbang Titi hanya beberapa menit saja dan untuk mencapai lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua hingga roda empat.

 

 

 

Terlihat lokasi yang digarap oleh penambang emas-pasir Zircon tanpa ijin ini sangat gersang,banyak gundukan tanah dan menjadi danau-danau besar.kerusakan hutan lingkungan sangat parah akibat aktifitas penambang emas-Zircon tanpa ijin.

 

 

 

Saat tim media berada dilokasi dan bertemu dengan warga Kecamatan Matan Hilir Selatan, warga tersebut menjelaskan dengan apa yang diketahuinya di beberapa lokasi penambangan emas-Zircon dipenambangan tanpa ijin ini, masih ada beberapa unit excavator merek sany dan RHiNO di duga milik inisial (Anto )yang beraktivitas dilokasi indo tani antara satu nya di rental oleh bos inisial gabrud.

 

 

Team/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *