KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– PALEMBANG – 5 Maret 2025 – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan target ambisius bagi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menjadi salah satu dari tiga besar produsen beras terbesar di Indonesia. Dengan potensi lahan yang sangat besar, Sumsel bahkan berpeluang menjadi nomor satu dalam produksi beras dalam lima tahun ke depan.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis yang mencakup penambahan lahan pertanian, modernisasi sektor pertanian, serta pemberdayaan penyuluh pertanian yang menjadi ujung tombak dalam pengembangan sektor pangan.
Langkah Strategis untuk Mencapai Target
1. Penambahan Lahan Baru untuk Produksi Padi
Dalam rangka mendukung target tersebut, pemerintah akan menambah 1 juta hektare lahan baru untuk produksi padi. Tahap awal penambahan lahan ini akan dimulai dengan 150.000 hektare pada 2025. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan-lahan yang ada, menjadikan Sumsel sebagai salah satu penghasil beras terbesar di Indonesia.
2. Modernisasi Pertanian dengan Alsintan
Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Kementerian Pertanian akan menyalurkan alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam jumlah besar. Modernisasi pertanian ini diharapkan dapat mempercepat proses produksi serta meningkatkan hasil pertanian.
3. Dukungan Penuh untuk Penyuluh Pertanian
Selain penambahan lahan dan modernisasi, Mentan Amran juga menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian dalam keberhasilan program swasembada pangan. Penyuluh akan mendapat dukungan penuh untuk memperkuat peran mereka dalam mendampingi petani di lapangan. Salah satu upaya motivasi yang diberikan adalah kompetisi untuk penyuluh berprestasi, dengan insentif berupa 5.000 hingga 10.000 unit motor untuk penyuluh yang berhasil meningkatkan hasil pertanian.
4. Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, kelompok tani, dan pelaku usaha pertanian akan menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta membuka peluang ekspor beras ke negara lain.
Peluang Besar untuk Ekspor Beras
Mentan Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa langkah-langkah strategis yang telah disiapkan tidak hanya bertujuan untuk mempercepat swasembada pangan di dalam negeri, tetapi juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengekspor beras ke pasar internasional. Dengan langkah ini, Sumsel berpeluang menjadi salah satu lumbung pangan utama Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan sektor pertanian dengan melibatkan penyuluh sebagai ujung tombak keberhasilan program ini. Dengan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, diharapkan Sumsel mampu mencapai target sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” ujar Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.
Dengan upaya yang terintegrasi ini, Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya dapat memperkuat ketahanan pangan dalam negeri, tetapi juga berkontribusi besar dalam pasar beras global. Indonesia Maju, Petani Sejahtera!





