Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bapak Imran, S.H., M.H., Berpulang ke Rahmatullah

JAKARTA- KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com, Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari dunia penegakan hukum. Bapak Imran, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat, 7 Maret 2025, pukul 02.00 WIB di Rumah Sakit Bekasi, Jakarta. Almarhum meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sejawat di lingkungan Kejaksaan. Semasa hidupnya, Bapak Imran dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan memiliki integritas kuat dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum.

Almarhum telah mengabdikan dirinya di dunia kejaksaan selama bertahun-tahun. Sebelum menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, beliau pernah bertugas di Kejaksaan Tinggi Jakarta Pusat dan beberapa wilayah lainnya. Dalam setiap penugasannya, beliau dikenal sebagai pemimpin yang tegas, adil, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap bawahannya.

Selain menjadi seorang pemimpin yang dihormati, Bapak Imran juga merupakan sosok ayah dan suami yang penuh kasih. Beliau meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, dua putra serta satu putri. Kepergiannya tentu menjadi kehilangan besar bagi keluarga yang selama ini selalu mendukung dan menyayangi beliau.

Rekan-rekan sejawat di Kejaksaan turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Banyak yang mengenang beliau sebagai pribadi yang bersahaja, berdedikasi, dan memiliki komitmen tinggi terhadap penegakan hukum di Indonesia. Semangat serta pengabdian almarhum akan menjadi inspirasi bagi para penerusnya di dunia hukum.

Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Bekasi sebelum dimakamkan. Keluarga besar almarhum mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan oleh sahabat, kolega, serta masyarakat yang mengenal beliau.

Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Keluarga yang ditinggalkan pun diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Selamat jalan, Bapak Imran. Dedikasi dan pengabdianmu dalam menegakkan hukum di negeri ini akan selalu dikenang. Semoga amal kebaikanmu menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *