KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Jakarta, 3 Maret 2025 – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan bahwa program beasiswa Transmigrasi Patriot bertujuan untuk menyiapkan generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan sains demi mengembangkan sektor pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan di daerah transmigrasi dan menciptakan masyarakat yang lebih beradab, sejahtera, dan mandiri.
Iftitah mengungkapkan hal tersebut dalam pertemuannya dengan Lembaga Penyalur Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) pada hari Senin, 3 Maret 2025, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Iftitah memaparkan pentingnya pendidikan tinggi dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda di kawasan transmigrasi, yang menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
“Melalui program beasiswa Transmigrasi Patriot, kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak transmigran untuk menempuh pendidikan tinggi. Dengan adanya keterampilan yang relevan dan pengetahuan yang memadai, mereka akan lebih siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi lokal dan nasional,” jelas Iftitah.
Iftitah juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memajukan sektor-sektor ekonomi yang dapat mempercepat pembangunan di wilayah transmigrasi. Dengan begitu, diharapkan para penerima beasiswa akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di daerah mereka.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari respons positif Presiden Prabowo Subianto terhadap Lima Program Unggulan Kementerian Transmigrasi yang diluncurkan dua pekan lalu. Salah satu dari lima program unggulan tersebut adalah beasiswa Transmigrasi Patriot, yang dirancang untuk memberikan pendidikan tinggi kepada anak-anak transmigran yang berpotensi mengembangkan daerah mereka menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing tinggi, dengan memanfaatkan potensi anak muda sebagai agen perubahan di daerah transmigrasi,” tambah Iftitah.
Sebagai tindak lanjut, Iftitah berharap agar LPDP Kemenkeu dapat segera menyelesaikan proses kerjasama dalam hal pendanaan pendidikan bagi para penerima beasiswa, agar mereka bisa segera merasakan manfaatnya. Program beasiswa ini juga akan mencakup berbagai bidang studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi lokal, seperti pertanian, teknik, dan bisnis.
Dengan adanya program ini, diharapkan bisa tercipta generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu mendorong perkembangan wilayah transmigrasi menuju kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.





