Pemda Ende Terkesan Menganaktirikan Perse Ende

ENDE_NTT KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Sejak hadirnya turnamen sepak bola Eltari Memorial Cup 1968 , tim kebanggaan masyarakat Ende ini selalu hadir mengikuti kompetisi bergensi tersebut yang dilaksanakan setiap tahun karena hal itu di dukung oleh finansial dari pemerintah daerah Ende, tapi konon kabarnya turnamen Eltari Memorial Cup Ke XXX lll yang tinggal hitung hari ini yang akan diselenggarakan di Kupang pada awal maret 2025.   

 

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber yang cukup dipercaya bahwa Perse Ende belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah Ende , melihat hal yang demikian, manager Perse Ende, Mikel Tani Badeoda bergerelia mencari dana dan kabarnya telah mendapatkan dana dari sejumlah donatur seperti dari Yayasan Kasih Badeoda ( YKB ) , Bank NTT Cabang Ende , IKE Kupang , Dishub Ende , Askab Ende dan juga dari saudara Novel , namun hal tersebut belum cukup.

 

Menjawab pertanyaan keterkaitan dengan hal tersebut, menurut sejumlah pengamat sepak bola dan mantan pemain yang diminta komentarnya mereka menuturkan bahwa mengurus sepak bola itu gampang – gampang susah karena biaya sangat tinggi mulai dari persiapan seleksi pemain , latihan , biaya pelatih dan asisten , sewa lapangan . Selain itu juga , manager sepak bola tim tersebut juga harus menyiapkan Baju Jersey sepak bola , sepatu pemain yang akan dipake pada pertandingan, begitu juga dengan sepatu dan seragam yang akan dipake pada devil dan lain – lain-nya.

 

Menurut mereka , manager juga harus menyiapkan dana bonus untuk pemain yang mencetak gol dan juga dana untuk tim jika tim tersebut mampu memenangkan pada setiap pertandingan, hal itu dilakukan untuk memotivasi para pemain. Selain itu, manager juga menyiapkan dana transportasi untuk menuju ke Kupang , uang saku pemain , akomodasi dan konsumsi pemain dan masih banyak hal lain yang harus diatasi oleh seorang manager, maka jika manager mengeluh , merupakan hal yang wajar ,” begitu ujar sala satu mantan manager Perse.

 

Sehubungan dengan akan berlaganya tim kebanggaan masyarakat Ende, di divisi empat wilayah NTT untuk mem perebut tiket ke Divisi tiga, sejumlah mantan pemain Perse Ende dan masyarakat , mereka mengharapkan Pemda Ende dapat berkontribusi dana buat tim tersebut karena Persatuan Sepak Bola Ende ( Perse ) adalah milik pemda dan masyarakat Ende , kalau sampai tidak memberi bantuan dana , masyarakat akan menduga Pemda Ende menganaktirikan Perse Ende .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *