BIBIT KORUPTOR TUMBUH SUBUR DILAHAN PENCINTA KORUPSI

 

KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Bukan hanya tanaman yang membutuhkan Bibit tapi Koruptor juga mirip seperti itu maka jangan heran Korupsi itu susa dibasmi , karena babat yang satu tumbuh lagi yang lain karena memang ada bibitnya” . Ilustrasi ini hadir melihat fenomena yang terjadi dilapangan yang sepertinya tidak bisa diterima dengan akal sehat tapi kenyataanya memang demikian .

 

Seseorang yang akan diterima sebagai karyawan atau pegawai disebuah perusahan atau instansi , ia akan merasa senang dan gembira kalau ia lulus murni tapi lulus karena uang ,” bukan lagi kegembiraan yang ia sambut melainkan beban yang akan ia hadapi untuk memikir bagaimana “modalnya bisa dikembalikan “.

 

Maka jangan heran oknum pegawai tersebut , ketika dia bekerja pada sebuah perusahan atau instansi,maka lambat laun ,ia akan melakukan cara – cara yang tidak wajar karena yang ia kejar uang , agar modalnya tersebut bisa dikembalikan .

 

Aktivitas yang demikian sepertinya terjadi dilahan basa dan dilahan ini biasanya para Koruptor beraksi karena ada kepentingannya dimana akan terjadi negoisasi dengan karyawan yang suka aksi koruptor tersebut untuk menggolkan sesuatu dengan cara yang tidak wajar karena di muaranya nanti mereka akan menerima keuntungan dari hasil kong kali kong tersebut.

 

Kegiatan seperti ini sangat rapi permainan -nya dan biasanya yang melakukan hal tersebut orang cerdas dan mereka tidak lakukan dilahan pembenci Koruptor karena takut dibabat tapi dilahan pecinta Korupsi , sering terjadi karena sama tahu , sama rasa , sama menikmati uang dari hasil Korupsi , gratifikasi dan pungli tersebut, kalau pun sampai terbongkar itupun karena pembagian yang kurang merata .

 

Selain itu , ada juga aktivitas yang berkaitan dengan gratifikasi yang kadangkala terjadi pada seseorang yang akan menduduki pada satu jabatan di perusahan atau instansi dimana uang juga yang akan berperan menentukan ditrima dan tidaknya orang yang bersangkutan, begitu juga dengan kenaikan pangkat .

 

dari rentetan peristiwa yang terjadi tersebut jika tidak cepat dipangkas , kemungkinan Korupsi , Gratifikasi dan pungli susa diatasi karena orang yang mengalami hal itu , mereka juga akan melakukan hal serupa kepada orang lain ketika mereka mendudukkan jabatan yang mereka inginkan itu agar modalnya bisa dikembalikan .

 

Maka solusinya karena belum ada orang yang mencuri uang miliar hingga triliunan dihukum mati maka pengawasan-nya harus ketat, begitu juga pada penerimaan pegawai pada perusahan dan instansi tidak perlu memungut biaya maka gaji yang di trima tersebut mereka sudah merasa bersyukur sekali yang membuat mereka bekerja tidak lagi melanggar aturan hanya karena ingin mendapat uang dari hasil Korupsi , Gratifikasi dan pungli .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *