PANGKEP- KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep, 26 Januari 2025 – DPP Laskar 99 Bawakaraeng dengan bangga mengucapkan selamat atas terpilihnya Ahmad Hatta, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Umum DPP LBC Lembaga Badik Celebes Indonesia masa bakti 2025-2030. Ahmad Hatta terpilih melalui hasil Musyawarah Nasional (Munas) I LBC yang dilaksanakan pada 25-26 Januari 2025 di Sekretariat dan Rujab Kab. Pangkep & Rumah Adat Pangkajene JL Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Pemilihan ini menggantikan posisi Ketua Umum yang sebelumnya dijabat oleh Andi Djajang Andi Abbas, S.T., M.T., IPU, serta pengurus lainnya, termasuk Sekretaris Umum Muhammad Amran S. S.Kom dan Andi Hasanuddin, S.T., yang telah demisioner.
Munas yang berlangsung selama dua hari ini mengangkat tema “Kita Indonesia, Kita Celebes, Hidupkan Tradisi Lampaui Modernisasi,” yang menggambarkan semangat untuk menjaga dan mengembangkan tradisi budaya lokal di tengah arus modernisasi. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai tokoh budaya dan masyarakat, serta dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Selaku ketua panitia, Ahmad Hatta, S.Pd., M.Pd. bersama dengan Suryadi Ansyar, S.Kom. sebagai Sekretaris Panitia, berhasil menyelenggarakan acara ini dengan lancar dan penuh makna.
Ketua Umum Laskar 99 Bawakaraeng,RUSMIN SE Yang akrab disapa”Tony semesta” berharap bahwa dengan terpilihnya Ahmad Hatta, S.Pd., M.Pd. Ketua Umum yang baru, LBC Indonesia menjadi organisasi miniatur kebudayaan Nusantara dan garda terdepan penjaga nilai nilai kebudayaan yang diwariskan para leluhur sebagai identitas jati diri anak bangsa yang akan menjadi modal utama dalam perlawanan penggerusan nilai nilai budaya di era modern dan globalisasi menjauhkan generasi generasi dari akar budaya pada umumnya secara khusus melestarikan adat dan budaya di Sulawesi Selatan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di wilayah Celebes.
Ir Soekarno dalam pidatonya pernah menyampaikan meruntuhkan sebuah bangsa adalah menjauhkan generasi muda dari sejarah dan budaya mereka sendiri. Bung Karno sangat menekankan pentingnya pemahaman terhadap sejarah dan budaya bangsa, karena itu adalah akar dari identitas dan kekuatan suatu negara.
Jika suatu bangsa kehilangan hubungan dengan sejarah dan budaya mereka, maka mereka akan kehilangan arah dan jati diri. Bung Karno khawatir, jika generasi muda tidak mengetahui sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai budaya mereka, mereka bisa dengan mudah dipecah belah dan dijajah, baik secara fisik maupun mental.
Terakhir saya menyampaikan “Selamat kepada Ahmad Hatta, S.Pd., M.Pd. atas amanah besar ini, semoga sukses dalam menjalankan kepemimpinan yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan budaya Sulawesi Selatan”.





