Simalungun klivetvindonesia.com – Galian C jenis tanah liat di jalan Saribu Dolok panei Tongah Kabupaten Simalungun (Provinsi Sumatera Utara) timbulkan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar.
Pasalnya Galian C ini beroperasi tanpa memperhatikan dampak akibatnya kepada masyarakat sekitar yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan terhadap warga sekitar.
Pencemaran udara tersebut bisa berakibat menimbulkan terganggunya pernapasan, gangguan pernafasan dan gangguan kesehatan pengelihatan.
Ulah dampak kegiatan dam truk keluar masuk dari lokasi galian C yang menimbulkan debu bertebaran di jalan diudara hingga mencemari ruang lingkup udara masyarakat sekitar.
“Menurut pengakuan masyarakat sekitar yang tak sudi namanya diekspos saat awak media konfirmasi prihal Galian C di jln Saribu Dolok panei Tongah Jumat tgl 10 Januari tahun 2025 sekira pukul 14:00 Wib , Nara sumber mengatakan “Sebenarnya aktivitas galian C yang sedang berlangsung ini Bang sudah sangat menggangu kesehatan , katanya kepada awak media.
Lebih lanjut dijelaskannya, dengan geliat galian C ini mengeruk tanah liat dari lokasi lalu diangkut dengan kendaraan dumtruk keluar masuk tentu menimbulkan banyak debu bertaburan di mana -mana serta mencemari udara di kampung kami ini , baik siang mau pun sore dan malam hari tegasnya.
Dan ia berharap agar pemerintah kabupaten Simalungun menindak tegas atau mengevaluasi kinerja galian C di jln Saribu Dolok panei Tongah ini.
Berharap pemerintah Kabupaten Simalungun memperhatikan efek buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar, serta segera membuat solusi agar mengatasi imbas aktivitas galian C ini, gerutunya. (R.Silalahi).





