Terbentur Administrasi KIS, PKPM Dampingi Pasien Nurul Pertiwi

MAKASSAR – KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  PKPM Sulawesi Selatan Peduli Masyarakat, Melakukan Pendampingan terhadap Pasien Nurul Pertiwi (18 Tahun) yang Terbentur Kendala Administrasi KIS.Jumat 27 Desember 2024

Bacaan Lainnya

PKPM Sulawesi Selatan melaporkan aksi pendampingan yang dilakukan terhadap seorang pasien kurang mampu, Nurul Pertiwi, yang saat ini tengah dirawat di RSUD Kota Makassar. Pasien yang beralamat di Tanggul Patompo, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini mengalami kendala dalam penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang sebelumnya dinonaktifkan oleh BPJS setelah digunakan oleh orang lain yang telah meninggal.

 

Kisah Pasien Nurul Pertiwi
Pada Rabu subuh, 25 Desember 2024, Nurul Pertiwi merasakan sakit luar biasa di perutnya dan melihat cairan yang keluar disertai darah. Tanpa uang sepeser pun, tetangga Nurul yang prihatin langsung patungan untuk membayar biaya ojek online (ojol) agar ia bisa dibawa ke rumah sakit. Sesampainya di RSUD Kota Makassar, Nurul langsung dilayani oleh dokter dan bidan, dan tak lama setelah itu, ia melahirkan.

Namun, masalah besar muncul ketika Nurul mengetahui bahwa KIS miliknya telah dinonaktifkan oleh BPJS karena sebelumnya digunakan oleh orang yang telah meninggal. Dengan suami yang tidak bekerja, ibu yang sudah 10 tahun lumpuh, dan ayah yang telah meninggal, Nurul merasa sangat kesulitan untuk membayar biaya perawatan rumah sakit. “Kami bahkan kesulitan untuk makan sehari-hari, apalagi membayar rumah sakit,” ungkap Nurul Pertiwi, dengan harapan agar ada bantuan yang datang.

Aksi Pendampingan PKPM Sulawesi Selatan
Setelah mendapatkan informasi mengenai keadaan pasien, Ketua Umum PKPM Sulawesi Selatan, Eka Darmawansyah, langsung mengunjungi RSUD Kota Makassar pada tanggal 25 Desember 2024 untuk memverifikasi kondisi pasien dan memberikan pendampingan. Dalam komunikasi yang dilakukan, Eka Darmawansyah bekerja sama dengan pihak RSUD, termasuk Wakil Direktur, Humas, dan Kepala Ruangan Kebidanan, untuk mencari solusi terbaik bagi pasien.

“Kami berhasil melakukan mediasi dengan pihak rumah sakit, yang kemudian memberikan kebijakan untuk melengkapi berkas pasien dan membiarkan pasien pulang pada malam itu juga setelah dinyatakan membaik. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kebijakan dari RSUD Kota Makassar,” kata Eka Darmawansyah.

Ucapan Terima Kasih dari PKPM Sulawesi Selatan
Eka Darmawansyah juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktur RSUD Kota Makassar, Wakil Direktur, Humas, Kepala Ruangan Kebidanan, serta dokter, bidan, dan perawat yang telah memberikan pelayanan penuh perhatian, kehangatan, dan profesionalisme kepada Nurul Pertiwi.

Demikian laporan kegiatan pendampingan yang telah dilakukan oleh PKPM Sulawesi Selatan.
Salam Pengabdian

Tertanda,

Ansyar S.Pd, M.Pd
Sekretaris Umum PKPM

Pendamping:

Eka Darmawansyah
Ketua Umum DPP PKPM

Cc:

Ketua Umum DPP PKPM

Dewan Pembina PKPM

Dewan Penasehat PKPM

#KementerianKesehatan
#KementerianSosial
#GubernurSulawesiSelatan
#WaliKotaMakassar
#DinasSosialSulawesiSelatan
#DinasSosialMakassar
#DinasKesehatanSulawesiSelatan
#DinasKesehatanMakassar
#KesbangpolSulawesiSelatan
#KesbangpolMakassar
#RSUDKotaMakassar
#KelurahanMacciniSombala
#KecamatanTamalate

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *